• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Ibnu Herman Kompak Ikuti Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai

Kekompakan petinggi Pemko ini sekaligus menepis kabar yang kurang sedap keretakan hubungan pimpinan rumah Banjar ini.
Kekompakan petinggi Pemko ini sekaligus menepis kabar yang kurang sedap keretakan hubungan pimpinan rumah Banjar ini.

Banjarmasin, KP – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Wakilnya Hermansyah, Selasa (15/11) pagi, menjadi Pimpinan Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Siring Balai Kota Banjarmasin.

Kekompakan petinggi Pemko ini sekaligus menepis kabar yang kurang sedap keretakn hubungan pimpinan rumah Banjar ini.

Kegiatan upacara cinta damai yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia yang dipimpin Walikota Ibnu Sina juga dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, FKPD dan Instansi Vertikal, Ketua DPRD H Iwan Rusmali SH, FKUB dan Forum Kerukunan Adat, Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dan Banjarmasin, Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan dan Banjarmasin, Sekretaris Daerah Drs Hamli Kursani, Pimpinan BUMN dan BUMD, para staf ahli, para asisten, kepala SKPD, camat dan lurah, unsur Organisasi Kepemudaan, LSM, mahasiswa, Barisan Pemadam Kebakaran dan unsur masyarakat.

Kegiatan yang mengusung thema “Melalui Hikmah Hari Pahlawan Ke-71 Kita Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Guna Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan NKRI yang Kokoh’’, sejak dimulai apel hingga berakhir berlangsung dengan khihmad.

Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai yang dilaksanakan serentak 15 Nopember dengan agenda pembacaan dan penandatangan Deklarasi Besar Kebhinekaan Cinta Damai yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan menilai deklarasi ini sangat penting dalam menggelorakan semangat ke-bhinekaan, untuk menciptakan iklim yang kondusif, aman dan damai di Kota Banjarmasin.

“Mari bersama-sama menjaga kerukunan, ketentraman, kedamaian dan saling hormat menghormati dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan ibadah agama masing-masing. Karena Banjarmasin adalah milik kita semua, dari kita, untuk kita,’’ katanya.

Oleh karena itu, ujarnya, kita harus proaktif untuk mendeteksi adanya tindakan-tindakan provokasi, tindakan radikalisme, adu domba yang menyebabkan pertentangan, menghindari tindakan kekerasan dan anarkis.

“Bagi organisasi kemasyarakatan dan para generasi muda, mari kita bangun komunikasi yang baik dan efektif guna membina kerukunan dan persaudaraan sesama warga Banjarmasin, sesama anak bangsa Indonesia. Serta mentaati hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia secara lebih konsisten,’’ ujar Ibnu Sina.

Bahkan pada saat apel, walikota mengajak peserta mengucapkan spirit Kota Banjarmasin

“Banjarmasin Bisa, Banjarmasin Barasih Wan Nyaman’’.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pembacaan Deklarasi Besar Kebhinekaan Cinta Damai dipimpin oleh Abdul Jafar Bani (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) didampingi Forum Kerukunan Adat Kota Banjarmasin, dan dikuti oleh seluruh peserta apel.

Selanjutnya Walikota Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Hermansyah, FKPD, para Tokoh Agama dan para Tokoh Adat melakukan Penandatangan Deklarasi Besar Kebhinekaan Cinta Damai. (vin/K-5)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua