Ikan Sungai dan Tambak Stabil tapi Sepi Pembeli

ditulis pada 19 Juni 2017
IKAN KEMBALI STABIL - Akibat pasokan yang mulai berlimpah diakhir Ramdhan ini harga ikan sungai dan tambang kembali stabil namun penjualan sepi pembeli khususnya dari kalangan ibu rumah tangga. (KP/Hifni)

IKAN KEMBALI STABIL – Akibat pasokan yang mulai berlimpah diakhir Ramdhan ini harga ikan sungai dan tambang kembali stabil namun penjualan sepi pembeli khususnya dari kalangan ibu rumah tangga. (KP/Hifni)

Banjarmasin, KP – Setelah sebelumnya diawal Ramadhan harganya melambung harga ikan sungai dan tambak dalam beberapa minggu ini menjelang akhir puasa mulai stabil namun sepi pembeli.

Dari pengakuan sejumlah pedagang dari beberapa pasar tradisional Banjarmasin, Minggu 18/6), harga ikan sungai dan tambak seperti ikan nila, dalam beberapa pekan lalu sempat naik saat ini harganya mulai kembali normal, begitu juga ikan haruan.

Menurut Jum’an pedagang ikan sungai tambak dikawasan pasar Ksatrian Veteran, stabilnya ikan tambak dan sungai sepekan diakhir puasa ini karena didorong pasokan yang sangat stabil setiap harinya seperti dari Martapura, Mandiangin dan Riam Kanan karena disini lebih banyak para petambak lokal.

Stabilnya ikan sungai tambak akhir puasa ini tidak berpengaruh besar pada penjualan, yang bisa terjual diatas 40 kiloan.

“ Akhir Ramadhan ini penjualan ikan sungai dan tambak cendrung sepi pembeli apa penyebabnya kami tidak tahu,” sebutnya pasrah.

Pedagang ikan disini sangat terbantu karena semakin banyaknya para pedagang penjual makanan siap saji terutama para kaki lima mereka biasanya membeli hingga puluhan kilo setiap harinya, sedangkan pembeli ibu rumah tangga berkurang, jelasnya.

Sedangkan pembeli ibu rumah tangga belum banyak diharapkan karena membelinya sangat terbatas mereka membeli hanya untuk satu hari saja paling banyak 1 kilo gram atau sekitar 1 ekor patin ukuran sedang.

Ditambahkan Salmah asal Kelayan pedagang ikan Pasar Lama mengungkapkan, dalam pekan ini harga ikan sungai biasa mengalami stabil harga seperti ikan haruan dijual Rp60 ribu ukuran besar dan ukuran sedang Rp45 ribu per kilo, pepuyu masih Rp110 ribu per kilo serta lele Rp20 ribu, nila hanya Rp35 ribu serta kapar dijual Rp50 ribu per kilonya.

Meskipun harga ikan sungai dan tambak stabil namun hingga akhir puasa daya belinya masih lemah dan cendrung sepi pembeli, ia berharap 2 atau 3 hari jelang lebaran nanti pembelian bisa meningkat kembali.

Ditambahkan, Anaz, ikan haruan yang dijualnya setiap hari selain dari berasal Barito Kalteng juga didatangkan dari Kabupaten Banjar Riam Kanan termasuk ikan nila segar yang dijualnya dari harga Rp36 ribu sampai Rp37 ribu perkilonya sedangkan haruan ukuran besar haruan dijual sekitar Rp80 ribu per kilonya serta pepuyu ukuran besar dijual Rp75 ribuan per kilonya.
“ Alhamdulillah ikan sungai yang dibawanya setiap hari bisa terjual habis meskipun tidak seperti biasanya sebelumnya 30 sampai 40 kilo sangat mudah terjual,” sebut bapak 1 putra ini.

H Linda penjual makanan dan ikan bakar-bakaran jalan Sulawesi mengatakan,  mulai cemas dengan mulai sepinya daya beli saat ini padahal harga jual ikan sungai dan tambak masih stabil tanpa ada kenaikan, karena mungkin orang sudah mulai fokus membeli pakaian. (hif/K-7)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.