Investasi 17 Miliar Jadikan Kabupaten Percontohan dan Terbaik di Indonesia

ditulis pada 11 Oktober 2017

Nota kesepahaman dengan Pemkab Tala

Pelaihari, KP – Investasi sebesar Rp17 miliar untuk pembangunan pelabuhan dan kawasan industri di Jorong Kabupoaten tanah Laut, dimulai.

Dari itu smeua, Selasa (10/10), Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), lakukan
penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jorong Port Development yang diwakili oleh direktur utama PT Jorong Port Development, H Wisnu Soehardjo dengan Pemkab Tala yang diwakili Bupati Tala, H Bambang Alamsyah.

Nota kesepahaman ini dibuat dengan tujuan mensinergikan sumberdaya yang dimiliki para pihak dalam hal ini PT. Jorong Port Development dan Bupati dalam kerjasama menyukseskan pembangunan, pengembangan dan pengelolaan pelabuhan pelaihari swarangan dan kawasan industri jorong.

Point point nota kesepahaman untuk pihak Jorong Fort Development, ruang lingkup difokuskan untuk mensukseskan pelabuhan Pelaihari/Swarangan dan kawasan industri Jorong.

Melaksanakan kerjasama operasional, memberikan hibah tanah untuk jalan seluas 5 hektar, memberikan kesempatan tenaga kerja lokal, memberikan kesempatan sekolah, universitas dan lembaga pelatihan kerja Kabupaten Tala untuk melakukan transfer ilmu dan keterampilan
magang, dan berkomitmen CSR di Tanah Laut.

Saat itu dihadiri Sekretaris Daerah Tala, H Syahrian Nurdin, Asisten Ekobangkesra, Kepala Dinas Perhubungan, Andries Evony, Kabid Perhubungan Laut Sungai dan Penyebrangan Dshub Tla, Danoe Sulaiman, Direktur PT Jorong Port Development Grup, Andi Yudhi Hendriawan dan Andrie Triandy serta Pimpinan SOPD Kabupaten Tala.

Wisnu Suharjo Direktur utama PT. Jorong Port Development Group mengatakan Memorandum Off Understanding atau Mou ini langkah awal perusahan dengan Pemkab Tala bekerjasama untuk jadi membuat Tala kabupaten percontohan dan terbaik di Indonesia.

Sementara Bambang Alamsyah mengucapkan alhamdulillah melangkah maju lebih baik.

“Masih banyak yang segera harus kita sempurnakan. Kesiapan perencanaan, penganggaran, sosial dan lain sebagainya harus terus diperhatikan. Akan kami laporkan perkembangan disini terus kepada Bappenas, Kementerian Perhubungan dan kementerian Perindustrian. Jangan lagi bersikap skeptis pesimis, dengan rencana ini,’’ ucapnya. (ded/K-2)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.