• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Jambret Jalan Belitung Nyaris Dihajar Warga

Shodik, pelaku jambre. (Kp/Ist)

Banjarmasin, KP – Sial dialami oleh pelaku Jambret gelang bernama Mat Kholil alias Shodik (36). Ia terjatuh dari sepeda motornya ketika beraksi di kawasan Jalan Belitung Darat depan Gang BKIA seberang Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin Barat, Selasa (19/6), sekitar pukul 18.00 WITA.

Pelaku diketahui warga Jalan Kelayan A Gang Warga atau Jalan Prona 1 Gang Pemabangunan II RT 17 Banjarmasin Selatan terbukti melakukan penjambretan terhadap korbannya bernama Diana (19), warga Jalan IR PHM Noor RT 42 Banjarmasin Barat, disana pelaku menggasak gelang emas 42 seberat 5 gram

Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Jhoni Eka Putra SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku jambret bersama barang buktinya dan pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kronologisnya, saat itu korban sendirian melintas di Tempat Kejadian Pekara (TKP) menggunakan sepeda motor. Namun, tanpa sepengetahuannya ia diikuti oleh pelaku. Seketika itu pelaku pun langsung melakukan aksinya untuk merampas gelang emas korban dari sebelah kanan.

Dikarenakan korbannya menggunakan gelang emasnya di sebelah kanan, hanya hitungan menit saja gelang milik korbannya dapat ditarik oleh pelaku. Hanya saja korban melawan, sehingga keduanya terjatuh dari sepeda motor.

Beruntung korban berteriak meminta pertolongan, warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan mengamankan pelaku bersama barang buktinya walaupun sempat terjadinya anarkis.

Tak lama kemudian anggota Polsekta Banjarmasin Barat, langsung berdatangan dan pelaku bersama barang buktinya diamankan serta dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Barat, untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.

Dari pengakuan pelaku Shodik, sudah dua kali melakukan aksi jambret di Jalan Belitung. Menurutnya, pertama kali beraksi berhasil menggasak emas 42 seberat 5 gram, di Jalan Belitung Darat dekat pom bensin Banjarmasin Barat, pada Minggu (17/6), sekitar pukul 11.00 WITA. “Hasilnya lalu dijual dengan harga Rp500 ribu di Pasar Hanyar,” ungkapnya.

Namun, kata dia, perbuatannya yang kedua di jalan yang sama atau persis di depan Gang BKIA seberang Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin Barat gagal dan berakhir di penjara.(fik/K-4)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua