• Hari ini : Senin, 23 April 2018

Jangan Hanya Kedok Karaoke Keluarga di Banjarmasin

karaoke

BANJARMASIN, KP – “Karaoke keluarga sebagai tempat hiburan berkumpulnya teman, saudara serta sanak family dan jangan itu hanya kedok.  Apalagi sampai menyediakan minuman keras, lebih-lebih obat-obatan atau narkoba dan ini sudah menyalahi,’’.

Itulah tangapan dari berbagai pihak yang diharapkan fungsi sebagai temat karaoke keluarga yang ada di Kota Banjarmasin dikelola dengan benar.

Tentunya sesuai ijin diberikan serta room atau ruangan yang didesain layaknya tempat berkumpul keluarga, bukan tempat yang bisa dijadikan bermacam hal sifatnya negatif.

Sementara itu soal adanya temuan dari pihak Direktorat Sabhara Polda Kalsel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Banjarmasin, yang menggelar operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat), Sabtu (9/9) lalu, mendapat respon dari pihak terkait.

Sementara dari keterangan, Selasa (13/9), pihak Dinas  Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Banjarmasin, akan melakukan pemanggilan terhadap pengelola karaoke keluarga Colour Box yang ada di kawasan Jalan Brigjen Hasan Basry (Kayu Tangi0 Banjarmasin Utara ini.

“Ia kita rasa tak percaya adanya temuan itu, dan akan memanggil pengelola Colour Box untuk diminta klarifikasinya dan akan ditinjau ulang soal ijin yang telah diberikan,’’ kata Kabid Pengembangan Dinas Pariwisata Banjarmasin, Khuzaimi yang akrab disapa Jimy, kepada {{KP]}, kemarin.

Semua dimaksud katanya, untuk mengetahui soal sampai sejauh mana dalam pengelolaan dan intinya jangan disalahgunakan ijin yang diberikan.

“Kalau soal temuan itu, yah jelas salahi dan berdampak pada ijin yang telah diberikan. Apalagi sampai ada temuan minuman keras atau obat-obatan. Karaoke yang dikelola harus layaknya tempat hiburan keluarga,’’ tegas Jimy.

Dari keterangan, saat ini ada sekitar 18 tempat karaoke keluarga di Banjarmasin, dan perlu pengawasan lebih ketat lagi.

Seperti diberitakan dalam giat ketika melakukan pemeriksaan dissalh satu room karaoke Color Box, yang menemukan hal mengkagetkan.

Yaitu, di dalam room itu kedapatan dua pasangan muda mudi yang berbuat tak senonoh. Pasangan yang memadu kasih ini tidak menyadari kedatangan petugas.

Saat petugas masuk, mereka sedang melakukan tindakan asusila dan kelakuan yang sudah kelewat batas ini, maka keduanya langsung diboyong petugas.

Di tempat yang sama, petugas juga menjaring satu pengunjung yang kedapatan membawa `pil jin’ atau pil Zenith sebanyak 22 butir dan dijadikan barang bukti. (K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua