• Hari ini : Selasa, 17 Juli 2018

Jelang Debat Terbuka Cabup dan Wabup Tabalong

SUASANA – Diskusi Publik yang digelar KPU Tabalong. (KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Menjelang pelaksanaan debat terbuka yang rencananya akam diselenggarakan  tanggal 22 April 2018mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tabalong Center Election and Politic Party University Link Universitas Lambung Mangkurat (CEPP ULM) akan turun langsung kelapangan gali masikan masyarakat.

Hal itu, diungkapkan, CEPP ULM Andi Tenri Sompa, saat melakukan diskusi publik dengan para tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, LSM, Kepemudaan dan Mahasiswa di Gedung Sarabakawa, belum lama tadi di Tanjung.

Menurut Andi Tenri Sompa, salah satu tim perumus mengatakan, rencana pihaknya akan memantau kondisi di Kabupaten Tabalong untuk menambah data dan fakta dalam membuat pertanyaan yang akan diajukan pada debat terbuka nanti. “saya pribadi akan melihat langsung dengan turun ke lapangan terkait hal (masukan erwan) itu,” jelasnya.

Namun, lanjur Andi Tenri, KPUD dan Tim Perumus masih membuka kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memberikan masukan sampai sehari sebelum pelaksanaan debat terbuka. “Rencana seperti yang kita ketahui, debat terbuka nantinya akan dilaksanakan sebanyak tiga kali,” ujarnya.

“Rencana debat terbuka tiga hari yaitu pada tanggal 22 April 2018 debat Calon Bupati Tabalog, 29 April debat Calon Wakil Bupati Tabalong, dan 6 Mei 2018 debat Calon Bupati Dan Wakil Bupati Tabalong,” ungkap Andi Tenri Sompa.

Terkait hal itu, Ketua KPUD Tabalong Agus Musdianoor, mengatakan bahwa pada diskusi publik ini salah satu tujuannya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat agar bisa menyampaikan langsung aspirasi atau permasalahan yang saat ini terjadi di Kabupaten Tabalong kepada tim perumus yang nantinya akan mengolah dan mengelaborasi dengan tema dan materi yang sudah ditentukan dalam memberikan pertanyaan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati tabalong.

“melalui diskusi ini kami memberikan peluang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang nantinya akan disampaikan oleh tim perumus kepada kandidat pilakda” ujar Agus.

Dalam pertemuan tersebut setidaknya terdapat 15 masukan yang disampaikan oleh para audiens melalui forum debat tersebut, diantaranya Ketua LSM Langsat Erwansyah, memberikan masukan kepada tim perumus yaitu tentang implementasi penggunaan kata ‘Agamis’ pada seluruh kontestan Pilkada kali ini, yang mana fakta di lapangan masih banyak orang-orang yang melakukan pergaulan secara bebas,” ujarnya.

“saya berharap implementasi kata “Agamis” bisa benar-benar dilaksanakan tidak hanya meberikan santunan ke tempat-tempat ibadah” ujar Erwan.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabalong Drs KH Rasyidie Amim Lc, mengharapkan pelaksanaan Pilkada sudah seharusnya memang dilakukan karena itu adalah amanah Undang-Undang dan menjadi agenda nasional. Maka untuk menciptakan suasana Kabupaten Tabalong agar tetap kondusif, diperlukan komitmen bersama, untuk menjaga agar tidak menggunakan metode atau bahasa hoax dalam pelaksanaan Pilkada

Disebutkan beliau bahwa perhatian atau animo masyarakat terhadap Pilkada di Kabupaten Tabalong ini masih sangat minim, hal itu terlihat dari tingkat kehadiran yang diacara kampanye dialogis paslon ke masyarakat, “antusias masyarakat saat ini terkait pelaksanaan Pilkada 2018 Kabupaten Tabalong sangat minim, ini terlihat dari tingkat kehadiran masyarakat dalam acara kampanye dialogis yang digelar di beberapa tempat,” ungkap beliau saat itu.

“Untuk itu, dalam penyampaian visi misi supaya yang logis dan bisa dicapai, tidak muluk-muluk, serta tidak menyinggung Paslon lain, sehingga tidak ada yang dirugikan dan situasi tetap kondusif,” pesan ulama yang juga tokoh malang melintang sebelumnya di dunia politik ini, seraya mengharapkan jika nanti telah terpilih salah satu Paslon menjadi calon bupati dan wakil Bupati Tabalong, maka diharapkan semua bisa menerima, yang menang jangan terlalu bereuforia yang berlebihan, karena kedepan akan ada visi misi yang harus diwujudkan, juga untuk menjaga perasaan terhadap Paslon yang gagal. (ros/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua