• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Jemaah Haji Tapin Persiapan Memasuki Padang Arafah

BUPATI TAPIN - HM Arifin Arpan bersama H Hamdani Ketua MUI Tapin selaku TPHID Kabupaten Tapin kini sedang melakukan persiapan untuk menuju Padang Arafah. (KP/Ist)
BUPATI TAPIN – HM Arifin Arpan bersama H Hamdani Ketua MUI Tapin selaku TPHID Kabupaten Tapin kini sedang melakukan persiapan untuk menuju Padang Arafah. (KP/Ist)

Rantau, KP – Ribuan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia, termasuk juga jemaah haji asal Indonesia dan lebih khusus lagi jemaah haji kabupaten yang tergabung dalam kloter 10 dan 14 kini sedang melakukan persiapan untuk menuju padang Arafah.

Berdasarkan kalender dan penetapan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi selaku tuan rumah dan yang berwenang untuk mengatur dan menetapkan  hari wukup tahun ini yaitu pada tanggal 9 Dzulhijah 1437 H atau bertepatan pada hari Sabtu tanggal 10 September 2016 M.

Menjelang wukup dipadang Arafah Bupati Drs. HM Arifin Arpan, MM yang tahun ini dipercaya sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPHI)Daerah kabupaten Tapin bersama seluruh jemaah haji kabupaten Tapin melaksanakan sholat magrib serta sholat hajat bersama, sebagai persiapan untuk menuju padang Arafah  yang ditetapkan pada tanggal 9 Dzulhijah untuk berada di padang Arapah.
Dari keterangan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Pemkab.

Tapin Syafrudin SSos yang mengaku mendapat informasi langsung dari bupati Tapin dari Mekkah mengatakan, setelah melaksanakan sholat magrib dan sholat hajat berjamaah tadi malam, rombongan mulai bergerak menuju padang Arafah dengan berjalan kaki.

Setelah mandi dan berwudhu dengan berpakaian ihram serta melaksanakan sholat ihram 2(dua) rakaat seluruh jamaah memulai ibadah haji dengan berniat ibadah haji, dalam kesempatan itu Bupati kembali mendo’akan para jemaah, “mudah-mudahan seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kekuatan fisik dalam melaksanakan ibadah haji”, kata Bupati yang disampaikannya kepada Kabag Humas Tapin.

Dari informasi diperoleh tepat pada 9 Dzulhijah besok, seluruh jemaah akan memulai wukuf dengan sholat Dzuhur dan sholat Ashar berjamaah di jama qoshor serta membaca do,a wukuf, membaca Al-Quran dan berzikir serta saat mengakhiri wukuf nanti jemaah bersiap-siap untuk meninggalkan Arafah menuju Mina dan mabid di Muzdalifah.

“Selama dalam perjalanan menuju padang Arafah seluruh jemaah membaca talbiyah dengan sambil berjalan kaki”.

Sebagai Ketua tim pembimbing haji daerah (TPHD) Bupati Tapin terus mendampingi seluruh jemaah haji Tapin, “ Selama perjalan menuju padang Arafah Alhamdulillah seluruh jemaah Tapin dalam keadaan sehat”, ungkap Bupati yang disampaikan Kabag Humas Tapin.

Dijelaskannya pula oleh bupati Tapin bahwa selama perjalan untuk menuju padang Arafah para jemaah minta banyak beristirahat agar tidak menguras tenaga selama dalam perjalanan. “Disamping itu tim kesehatan haji daerah juga selalu mendampingi untuk melihat kondisi kesehatan para jamaah”, kata Bupati.

Dalam niat ibadah haji Bupati meminta kepada para jemaah haji agar memantapkan niat dan menanamkan keyakinan bahwa semua mampu dan dapat melaksanakan seluruh prosesi ibadah haji dengan wukuf di padang Arafah.

Setelah wukuf pada tanggal 9 Dzulhijah, jemaah akan ke Mudzdalifah untuk melaksanakan mabit menunggu lewat tengah malam dengan mengumpulkan kerikil sepanjang perjalanan yang berjumlah 49/70 butik kerikil untuk persiapan menuju Mina.

Dan pada tanggal 10 melaksanakan lontar Aqobah di Mina lalu bertahalul dengan memotong rambut kepala dan berganti pakaian biasa, setelah tahalul seluruh larangan ihram telah gugur kecuali menggauli istri.

Pada tanggal 11-12 Dzulhijah dilanjutkan melontar Zumroh Wustho dan Agobah secara berurutan kemudian jamaah kembali ke mekkah, Untuk persiapan itu, baiknya dipelajari kembali oleh para jemaah tentang kewajiban-kewajiban haji, Terutama mengenai ibadah dan doa di Arafah. (ari/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua