Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Jendela i-Gosip Jupe Junjung Tinggi Virginitas

Jupe Junjung Tinggi Virginitas

AKTRIS seksi Julia Perez ternyata sangat peduli terhadap penyakit HIV/AIDS. Menurutnya, penyakit yang hingga kini belum ada obat pastinya tersebut sangat berbahaya. Ia pun merasa prihatin dengan kasus-kasus yang makin meningkat kian hari. Hal tersebut diungkapkannya saat didaulat menjadi host lelang lukisan bagi pada donatur yang peduli terhadap AIDS.
``HIV itu amat berbahaya, mungkin yang bisa aku berikan hanya tenaga untuk ikut partisipasi di acara ini. Aku prihatin sama kasus HIV/AIDS yang makin meningkat, aku cuma bisa bilang kalau berhubungan sama pasangan yang sudah menikah dan jauhi narkoba, karena seks bebas atau narkoba rentan kena HIV,’’ ujarnya.

Dalam acara yang digelar di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (9/2) malam tersebut, ada juga talkshow mengenai kejamnya penularan AIDS. Bahkan, diakui salah satu anak bahwa ia rela menjual keperawanan hanya seharga Rp70 ribu. Mendengar itu, Jupe semakin merasa prihatin.

``Aku merasa prihatin banget, dan itu nggak cuma satu, tapi banyak. Aku melihat datanya itu ternyata banyak sekali, malah ada yang diantar sendiri oleh orang tuanya. Makanya kita harus prihatin dan sangat peduli terhadap hal itu. Memang semua biasanya terjadi karena masalah ekonomi, jadi mau nyalahin siapa, ya susah,’’’ terangnya.

Disinggung mengenai masalah keperawanan, wanita yang kini dekat dengan Gaston Castano tersebut menuturkan bahwa arti virginitas atau keperawanan tinggi sekali untuknya. Bahkan ia mewanti-wanti Gaston soal itu.

``Gue biar geblek begini tapi kalau mau perawanin gue harus nikah dulu. Enak aja main kasih gitu-gitu aja. Kasihan emak gue, yang mengandung dan melahirkan serta memelihara gue, terus apa yang jadi kehormatan gue dikasih begitu aja ke seorang cowok,’’ katanya.

``Gue juga bilang sama dia (Gaston) kalau mau itu (hubungan badan) harus nikah dulu,’’ sambung Jupe yang masih berseteru dengan Damien Perez mengenai proses perceraiannya.

(kap/K-2)