Kadispora Kalsel Zakly Asswan : Dispora Kabupaten/Kota Harus Membina Cabor Unggulan Daerahnya

ditulis pada 15 Juli 2017

Kadispora Zakly Asswan

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kalimantan Selatan, Drs H Zakly Asswan,MM meminta agar semua Dispora di 13 Kabupaten/Kota masing –masing membina minimal satu cabang olahraga yang jadi unggulan didaerahnya.

‘’Pembinaan terhadap cabor unggulan tersebut, bisa dilakukan dengan menggunakan pola Sentra Olahraga, seperti yang dilakukan Dispora Provinsi,’’ jelas Zakly Asswan yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Yuyu Rahmat,SH,Map kepada ‘Kalimantan Post’ di Banjarmasin Jum;at (14/7) kemarin.

Menurut Zakly kalau semua Dispora melaksanakan pembinaan trhadap cabor unggulan daerahnya, maka upaya regenerasi atlet akan terus berjalan secara berkesinambungan, sehingga stlet- atlet potensiel di Kalimantan Seltan tidak akan pernah kehabisan.

Sebab tiap tahun akan selalu muncul atlet-atlet muda berpotensi yang dibina secara intensif untuk menjadi atlet yang bias mengharumkan nama banua di kancah nasional dan internasional, lanjutnya.

Kalau semua kabupaten kota memiliki binaan minimal satu saja cabor yang jadi unggulan daerahnya, maka akan ada 13 cabor potensiel yang akan menjadi asset potensiel Kalimantan Selatan.

Ditambah dengan binaan Dispora Provinsi sebanyak 13 cabor, maka akan ada setidaknya 26 cabor yang punya potensi untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, cetus Zakly yang mantan pegulat Kalsel ini.

Selama ini, menurut Zakly Asswan, hamper semua atlet binaan Dispora Provinsi Kalsel, melalui program PPLP (Pusat Pembinaan Latihan Pelajar) dan Sentra Olahraga, setelah mengukir prestasi bagus baik di tingkat regional maupun nasional, maka yang mengakuinya dan mengambilnya adalah daerah asalnya yang notabene tidak terlalu membrikan perhatian dalam pembinaannya.

‘’Daerah sepertinya lepas tangan terhadap atletnya yang punya potensi dan menyerahkan pembinaannya pada Provinsi, meskipun akhirnya daerah tersebut yang mengambilnya kembali bila menghadapi suatu even seperti di Kejuaraan Daerah (Kejurda) atau Kejurprov maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),’’ tukas Zakly.

Kalau daerah melalui Dispora setempat yang ada di 13 kabupaten/kota melakukan pembinaan secara terprogram, misalnya melalui pola Sentra Olahraga, maka pembinaan tersebut menjadi lebih focus dan terarah, setiap daerah nantinya akan memiliki cabang olahraga unggulan yang berrbeda-beda, dan merupakan potensi besar bagi Kalimantan Selatan, yang kini sedang focus untuk mempessiapkan terwujudnya mimpi rakyat Kalimantan Selatan untuk menjadi tuan rumah PON (Pekan Olahraga Nasional)ke XXI tahun 2024 mendatang.

‘’Kalau semua daerah di 13 kabupaten/kota sudah memiliki cabang-cabang unggulan, maka Kalsel akan menjadi tuan rumah PON yang sukses dalam prestasi juga dalam penyelenggaraan,’’ kata Zakly.

Pemprov Kalsel saat ini juga sudah menyiapkan lahan bagi pembangunan Sport Centre atau pusat olahraga, yang akan bias dijadikan venues atau tempat pertandingan olahraga multi even nasional tersebut,papar Zakly.

Sesuai dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, kalau ingin mewujudkan sebuah mimpi, maka kita harus ‘BERGERAK’ tidak hanya diam, tapi Berjuang Gelorakan Rakyat, tandas Kadispora Kalsel Zakly Asswan. (k-9)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.