• Hari ini : Selasa, 17 Juli 2018

Kaki – Tangan Anak Diikat dan Diperkosa

10-4-klm-7-cm-kosa

Pelaihari, KP – Sangat bejat dilakukan seorang Ayah bernama Gatot (41). Kaki –tangan anaknya diikat dan diperkosa.

Pelaku, memperkosa anaknya berulang-ulang  di rumahnya dan akhirnya ditangkap polisi, Selasa (6/12).

Pelaku diketahui warga Jalan Kasih Dangsanak RT 08 RW 03 Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut, memperkosa anaknya berinisial DM (13) Dimana peristiwa ini berawal pada bulan Maret 2016, ketika itu pelaku melihat korban menggunakan celana yang basah sehabis mandi pada siang hari, dari situlah nafsu birahinya memuncak.

Pada malam harinya saat korban sedang tidur pulas, pelaku menaiki korban, lalu korban terbangun.

Gilanya, pelaku menutup mulut si anak dengan kain, kedua tangan dan kaki diikat menggunakan tali ke tiang.

Setelah usai melakukan aksi bejatnya itu, tali yang digunakan itu dibakar oleh pelaku, lalu pelaku sempat mengancam akan membunuh korban jika menceritakan perbuatannya kepada orang lain.

Perbuatan ini dilakukan berulang kali dengan modus sama saat korban tidur pulas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan didampingi Kabag Ops AKP Wahyu Hidayat dan Kasat Reskrim AKP Ade Papa Rihi saat gelar perkara di Mapolres Tanah Laut, Rabu (7/12) mengatakan, antara korban dan pelaku sebelumnya berpisah pada saat korban masih berusia 5 tahun ikut dengan ayah tiri di Kabupaten Kapuas.

Pada sekitar bulan Maret 2016 korban kembali ikut orang tua kandungnya di Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut.

“Diawali pemerkosaan yang pertama dilakukan pelaku sekitar bulan Maret 2016 dilakukan pelaku,’’ jelas Kapolres.

Selanjutnya pemerkosaan yang kedua kalinya dilakukan sekitar bulan Agustus 2016 sedangkan yang terakhir yang diamankan kemarin pelaku melakukanya sekitar bulan November 2016.

Jadi sudah tiga kali pelaku melakukan pemerkosaan. Pelaku seharinya buruh tani kini diamankan, yang semua dari informasi Kepala Dusun yang berkoordinasi dengan kepala Desa dan Babinkamtibmas di Kecamatan Kintap.

“Mengingat kasus ini juga kasus perlindungan anak maka kami ambil alih oleh Polres Tanah Laut dan saat ini pelaku kita amankan, namun kita akan kembangkan lagi dari korban apakah ada pelaku lain atau tidak hanya tiga kali saja memperkosa,’’ jelasnya. (fik/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua