Kalahkan Persib 1-0, Jacksen Terimakasih Pada Supporter

ditulis pada 20 Juni 2017

Barito-Putera-Vs-Persib-Bandung

Banjarmasin, KP – Barito Putera untuk pertamakalinya berhasil mengalahkan Persib Bandung, yang notabene diperkuat beberapa pemain kelas dunia, seperti Michael Essien dan Carlton Cole.

Arsitek Tim Seribu sungai, Jacksen F Thiago menyatakan keberhasilan tersebut karena adanya dukungan yang luar biasa dari para supporter, sehingga memicu semangat para pemain Barito yang tampil luar biasa.

Pengamat sepakbola, Ir H Suchrowardy menilai, keberhasilan Barito memetik poin penuh dalam dua laga kandang, dengan mengalahkan Maung Bandung, sebelumnya menundukkan Semen Padang.

Menunjukkan bahwa tim yang didirikan almarhum HA Sulaiman HB tersebut, sudah menemukan performa yang luar biasa.

‘’Keberhasilan meraih poin penuh dari Persib Bandung merupakan prestasi luar biasa, dan bias jadi modal besar untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di Kompetisi Liga 1 Go Jek Traveloka,’’ tandas suchro yang juga Badan Pengelola Stadion 17 Mei Banjarmasin.

Duel sengit kala Barito putera menjamu Persib Bandung dalam lanjutan pekan 11 Liga Go-jek Traveloka, Minggu (18/6). Laga yang berkesudahan 1-0 untuk tuan rumah ini sekaligus menandai kembalinya Thiago Cunha pasca cedera selama dua bulan.

Peran Cunha sangat terasa pada pertandingan tersebut. Beberapa peluang yang diciptakan Barito berawal dari kakinya. Peran vitalnya mampu menggantikan posisi Riski Pora yang tidak bisa turin akibat akumulasi kartu.

Kedua tim sama-sama menampilkan permainan agresif sejak kick-off. Pressing ketat darin kedua tim membuat permainan berjalan menarik.

Tuan rumah membuka peluang pada menit 9 melalui kaki Thiago Cunha setelah menerima umpan terobosan dari Douglas Packer. Sayang, tendangannya masih melenceng hingga  berada di pelukan penjaga gawang Persib, I Made Wirawan.

Menit 20 kembali pemain asal Brasil tersebut membuat pertahanan Persib Bandung kelabakan. Menerima umpan silang Nazar Nurzaidin, sundulan Cunha hanya melebar beberapa centimeter dari gawang Persib.

Persib Bandung yang bertabur pemain bintang tidak mau kalah dalam melancarkan tekanan. Melalui pemain muda yang tengah naik daun, Gian Zola nasrullah pada menit 32.

Diawali permainan cantik satu-dua dengan Supardi Natsir, Zola lalu melepas tendangan keras ke gawang Barito. Beruntung, Aditya Harlan berada di posisi yang tepat untuk menggagalkan peluang tersebut.

Selang empat menit, gantian Barito Putera yang mengancam. Berawal dari skema serangan balik, Thiago Cunha menggiring bola ke jantung pertahanan Maung Bandung, lalu mengirim umpan yang diteruskann dengan tendangan keras Douglas Packer.

Namun tendangan pemain berstatus Marque Player ini hanya menyamping dari gawang I Made Wirawan.

Menit 44 tendangan Bebas Nazar Nurzaidin masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh Made wirawan, sekaligus membuat babak pertama berakhir dengan akor kacamata.

Usaib turun minum keadaan tidak jauh berubah. Tuan rumah masih mencari celah untuk membongkar pertahanan Persib Bandung.

Terus ditekan, justru tim tamu yang membuka peluang di babak kedua melalui tendangan bebas Michael Essien pada menit 50 setelah Carlton Cole dijatuhkan di kuar kotak penalti.

Beruntung, tendangan pemain asal Ghana ini masih bisa dibendung pagar hidup Barito.

Menit 54 tuan rumah menekan melalui penetrasi Paulo Sitanggang dari sayap yang mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti Persib. Bola kemudian disundul oleh Gavin Kwan Adsit, namun kulit bundar masih melambung di atas mistar.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit 65. Kesalahan Vladimir Vujovic yang membendung bola tidak akurat membuat bola jatuh ke kaki Mattias Cordoba.

Cordoba dengan dingin melepaskan tendangan keras spekulatif cantik dari luar kotak penalti yang membuat bola bersarang di pojok kiri gawang Persib, dan langsung mendapatkan aplaus sekitar 9000 penonton yang bergemuruh menyambut gol yang membuat Barito memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol, membuat pelatih Persib Djajang Nurjaman langsung bereaksi dengan memasukkan Atep menggantikan Gian Zola.

Masuknya Atep tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan bagi permainan Persib. Justru Barito yang kembali membuat pertahanan mereka kocar-kacir.

Menit 75 tendangan keras Paulo Sitanggang dari luar kotak penalti membentur kaki Hariono dan membuat bola berubah arah. Sayang bola tersebut masih melambung meski penjaga gawang sudah mati langkah.

Persib merespon serangan sporadis Barito dengan memberikan ancaman pada menit 85. Bermula dari sepak pojok Febri Hariyadi, bola lalu disundul Raphael Maitimo yang menciptakan kemelut di depan gawang Barito.

Bola liar ditendang dengan keras oleh Carlton Cole, namun masih bisa ditepirs dengan baik oleh Aditya Harlan.

Hingga wasit Aprisman Aranda dari Padang meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan tuan rumah.

Hasil tersebut disesali oleh pelatih Persib. Pria yang akrab disapa Djanur itu mengatakan ini merupakan kekalahan pertama mereka atas Barito.

“kami sudah bermain maksimal. Namun sayang kita belum beruntung,” ucap Djanur pada sesi konferensi pers.

Sebaliknya, pelatih Barito Jacksen F Tiago sangat menyukuri hasil tersebut. Dirinya juga berterimakasih kepada supporter yang sudah menghadirkan atmosfer luar biasa.

“Hari ini adalah permainan yang sangat menarik. Disiplin dalam permainan membuat anak-anak bisa menguasai pertandingan. Selain itu, siaran langsun TV nasional yang terus-menerus dari persib juga membantu kita menganalisa permainan mereka,” kata Jacksen dengan nada sumringah. (rel/k-9)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.