Muara Teweh, KP – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) melalui Dinas
Kesehatan (Diskes) setempat menggelar sosialisasi Bantuan Operasional Kesehatan
(BOK) tingkat Kabupaten tahun 2011, selama dua hari, Senin (13/6) di Hotel Walet
Muara Teweh.
Adapun peserta sosialisasi BOK ini berjumlah 21 orang yaitu dari Kepala UPT
Puskesmas se-Kabupaten Barut 15 orang dan peserta dari lingkup Dinas Kesehatan 6
orang.
Kepala Diskes Barut, dr H Subagio SpPD, melalui Kepala Bidang Pelayanan
Kesehatan (PK), dr Sutarno mengatakan, BOK adalah bantuan dana dari pemerintah
melalui Kementerian Kesehatan dalam membantu pemerintahan/kota untuk
melaksanakan pelayanan kesehatan minimal bidang kesehatan menuju Millennium
Development Goals (MDGs) dengan meningkatkan kinerja puskesmas dan jaringannya
serta poskesdes dan posyandu dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan promotif
dan preventif.
``Upaya kesehatan preventif adalah suatu kegiatan pencegahan terhadap suatu
masalah kesehatan/penyakit, sedangkan upaya kesehatan promotif adalah upaya
untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk
dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri serta
mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat sesuai social budaya
setempat,’’ katanya.
Menurutnya, berbagai upaya terus ditingkatkan baik oleh pemerintah daerah maupun
pemerintah agar peran dan fungsi puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan
dasar semakin meningkat, dukungan pemerintah bertambah lagi dengan
diluncurkannya bantuan operasional kesehatan bagi puskesmas sebagai kegiatan
inovatif disamping kegiatan lainnya seperti jamkesmas dan jampersal.
Dijelaskannya, penyaluran dana BOK merupakan salah satu bentuk tanggung jawab
pemerintah dalam pembangunan kesehatan bagi masyarakat di pedesaan/kelurahan
khususnya dalam meningkatkan upaya kesehatan promotif dan preventif guna
tercapainya target Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dari sekian banyak upaya kesehatan yang diselenggarakan puskesmas, dana BOK
utamanya digunakan untuk mendukung upaya kesehatan yang meliputi kesehatan ibu
dan anak termasuk keluarga berencana, imunisasi, perbaikan gizi masyarakat,
promosi kesehatan, kesehatan lingkungan dan pengendalian penyakit.
Sementara itu, Ketua Panitia Drs Walter menjelaskan tujuan sosialisasi BOK ini
diharapkan puskesmas se Kabupaten Barut lebih mampu melaksanakan fungsinya
menangani masalah kesehatan di seluruh wilayah kinerjanya dan meningkatkan akses
serta pemerataan pelayanan kesehatan guna pencapaian MDGs tahun 2015.
Sedangkan tujunnya untuk mengetahui sejauhmana penyusunan POA sesuai atau tidak
dengan kebutuhan puskesmas yang diharapkan lebih efektif, efesien dan tepat
sasaran dan permasalahan puskesmas dalam pelaksanaan BOK serta untuk
meningkatkan pemahaman dan kemampuan petugas dalam melaksanakan program dan
kegiatan khususnya dana yang bersumber dari BOK yang dituangkan dalam penyusunan
POA Puskesmas.
Sedangkan narasumber kegiatan ini dari Kepala Diskes Barut, Sekretaris Diskes,
Kepala Bidang PK, Kepala Bidang JSPK, Kepala Bidang PMK dan Kepala Bidang PSDIK
Diskes Barut. Dengan materi yang akan disampaikan adalah sosialisasi Jukni Bok,
pertanggung jawaban dana BOK yang dituangkan dalan peng SPJ an di puskesmas dan
kegiatan yang boleh atau tidak dalam pelaksanaan dana yang bersumber dari BOK.



