Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> KALTENG Palangkaraya

Palangkaraya

Gambut Kalteng Dilirik Negara Lain

E-mail Cetak PDF

Palangka Raya, KP - Kalangan Akademisi Universitas Palangka Raya (UNPAR) mengatakan, tanah gambut di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) banyak dilirik negara lain untuk dipelajari, baik meniliti masalah tekstur maupun kandungan yang ada di dalamnya.

Perekonomian Kalteng Terus Dipacu

E-mail Cetak PDF

Palangka Raya, KP - Minimnya pertumbuhan ekonomi selama beberapa periode dan triwulan terakhir, memaksa jajaran Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se-Kalteng, terus memacunya dengan berbagai langkah dan strategi, diantaranya menggelar Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan harmonisasi pembangunan ekonomi, dibuka secara resmi Gubernur Kalteng, A Teras Narang SH, Senin (4/7).
Rakor yang dihadiri Instansi terkait bidang ekonomi dari seluruh Kabupaten dan kota se-Kalteng itu, berlangsung sehari di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur untuk mendengar berbagai paparan/laporan dari daerah dan Satuan Unit Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Bidang Ekonomi.
Acara tersebut menurut Teras Narang merupakan momentum strategis dalam rangka mensinergikan pelaksanaan berbagai program dan kegiatan dari berbagai SKPD bidang ekonomi agar dapat mencapai target-target indicator ekonomi regional yang telah ditetapkan.
Peningkatan kapasitas perekonomian daerah yang berkelanjutan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan dalam mendukung pencapaian target kinerja pembangunan daerah, papar gubernur.
Untuk itu ditegaskannya, pembangunan berdasarkan pada aktivitas ekonomi kerakyatan, merupakan landasan bagi tercapainya tujuan masyarakat Kalimantan Tengah yang sejahtera.
Hal itu sejalan ini sejalan dengan kebijakan ekonomi nasional, yang menekankan tidak hanya pada percepatan pertumbuhan, namun juga pada perluasan pertumbuhan ekonomi, agar lebih banyak masyarakat meninikati kesejahteraan, ujar Teras Narang.
Diharapkan kebijakan pembangunan ekonomi daerah diarahkan tidak hanya pada daerah tertentu, atau pada sektor/kelompok tertentu saja. Tetapi sumber pertumbuhan ekonomi harus diperluas ke berbagai daerah, atau kelompok termasuk koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah.
Diingatkannya, program kegiatan Tahun 2011 ini harus tetap sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng Tahun 2010-2015 yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) No 1 Tahun 2011.
Salah satu programnya yakni bidang perekonomian, yang diarahkan terselenggaranya sistem ekonomi kerakyatan, yang terpadu dengan kemitraan usaha antara ekonomi rakyat dengan ekonomi skala besar.
Dengan demikian dibutuhkan kerjasama dari seluruh aspek pengelola sistem pemerinta hand an pemangku kepetingan (sakeholder) di Kalteng, agar bersatu-padu membentuk sistem perekonomian daerag yang ditujukan untuk mendorong berkembangnya sektor ekonomi kerakyatan.
Terkait target pertumbuhan ekonomi selama RPJMD Krata-rata 6,7 persen pada tahun 2011, 5,0 persen pada tahun 2011, dan 2,5 persen pada tahun 2015. Dan terpenting lagi angka kemiskinan turun menjadi 4,5 persen tahun 2011 dari 6,7 persen tahun lalu, 3,5 persen tahun 2012, dan 2,0 persen tahun 2015. Sedangkan angka pengangguran turun menjadi 3,5 persen tahun 2011, 3,0 persen tahun 2012.

Sekolah Dasar RSBI Ditingkatkan Jadi SBI

E-mail Cetak PDF

Bagaimanapun juga kalau sudah berbicara mengenai uang, pasti riskan jika tidak ada keterbukaaan, apalagi menyangkut urusan sekolah.

PALANGKA RAYA, KP
- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Palangka Raya Ikwanuddin mengharapkan sekolah dasar percobaaan rintisan sekolah bertaraf internasional dapat ditingkatkan statusnya menjadi sekolah bertaraf iinternaisonal.
``Insya Allah sekolah dasar (SD) percobaan ini dapat menjadi sekolah bertaraf internasional (SBI), apalagi satu-satunya berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI),’’ kata Ikwanuddin di Palangka Raya, Jumat.
Ia mengatakan, sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan Nasional, RSBI hanya diberi selama jangka waktu lima tahun untuk mengembangkan sekolah, jika tidak bisa memenuhi target yang ditetapkan,  status sekolah kembali seperti semula.
``Namun saya yakin SD percobaan ini dapat mewujudkan apa yang menjadi tuntutan, yakni  menjadi SBI, apalagi dengan dukungan semua pihak terutama komite sekolah yang merupakan salah satu faktor penentu,’’ katanya.
Ia menambahkan, memang banyak anggran yang dibutuhkan untuk  mengembangkan RSBI, karena tidak mungkin hanya mengandalkan ketersediaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), tetapi semua itu bisa diatasi jika ada keterbukaan mengenai dana antara sekolah, komite dan orang tua murid.
``Saya mengimbau sekolah jangan pernah menutup-nutupi berapa dana yang dibutuhkan sehingga tidak ada kejadian yang tidak diharapkan,’’ katanya.
Menurut dia, bagaimanapun juga kalau sudah berbicara mengenai uang, pasti riskan jika tidak ada keterbukaaan, apalagi menyangkut urusan sekolah.
Meski demikian, kata dia, dirinya salut dengan SD percobaaan RSBI tersebut karena belum pernah terdengar orang tua yang merasa keberatan dengan besarnya biaya yang dibutuhkan.
Kepala SD Percobaan RSBI Palangka Raya Inalili mengatakan, pihaknya tidak pernah ikut campur masalah biaya bagi peserta didik karena semuanya diurus oleh komite dan sub komite.
``Inilah kelebihan sekolah kami, sebab di sini selain ada komite juga ada sub komite dan kami tidak pernah terlibat mengaturnya,’’ katanya.
Ia mengatakan,  tahun lalu siswa baru RSBI ditarik biaya sebesar Rp2 juta per tahun setelah dilakukan rapat antara komite sekolah dengan para orang tua siswa.
Disinggung mengenai harapan Kadisdikpora agar SD RSBI yang dipimpinnya dapat menjadi SBI, Inalili mengatakan akan berupaya sekuat tenaga dan bekerja sama antara sekolah, komite dan pihak ketiga sehingga bisa direalisasikan.
``Jika tidak ada dukungan dari semua pihak, mustahil program rintisan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, karena memang ada hal-hal atau biaya yang harus disiapkan bersama orang tua siswa,’’ katanya.
Ia berharap sekolah yang sudah berjalan selama tiga tahun ini, dalam  dua tahun ke depan dapat menjadi SBI.




Hasil UN SD Diumumkan 20 Juni

E-mail Cetak PDF

Palangka Raya, KP - Hasil ujian nasional (UN) tingkat sekolah dasar (SD) sederajat akan diumumkan pada 20 Juni mendatang.
``Jika tidak ada perubahan jadwal, pengumuman akan dilakukan pada 20 bulan ini,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Palangka Raya, Ikwanuddin, Jumat.
Menurutnya, pihaknya sangat mengharapkan kelulusan tahun ini tidak hanya kuantitas tapi juga kualitas siswa, apalagi jika hasil yang diperoleh, jerih payah dan kerja keras baik dari peserta didik, orang tua, sekolah, dan guru.
Meskipun Disdikpora tidak menargetkan tingkat kelulusan pada tahun ini seratus persen, namun jika melihat hasil tahun lalu ia sangat yakin dapat terwujud.
``Tapi yang pasti, kami tidak hanya menginginkan kuantitas namun juga kualitas,’’ ucapnya.
Apalagi sekolah-sekolah sudah melakukan uji coba sebanyak dua-tiga kali dengan persiapan matang jauh sebelum pelaksanaan UN, sehingga diyakini kelulusan SD pada tahun ini akan lebih baik tidak hanya jumlah namun juga mutu kelulusan siswa.
Satu hal yang membuatnya bangga karena di Palangka Raya tidak terjadi kecurangan pada penyelenggara UN, hal itu disebabkan semua elemen mempunyai komitmen yang sama yakni sukses pelaksanaan dan sukses nilai hasil yang sudah menjadi kesepakatan semua pihak.
Diakuinya, memang tidak ada standar minimal nilai yang ditetapkan untuk menentukan kelulusan siswa, karena telah diserahkan sepenuhnya kepada sekolah, dimana sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan kelulusan siswa karena kondisi sekolah yang berbeda-beda.
Kelulusan siswa ditentukan melalui nilai sekolah dan nilai Ujian Nasional dengan perbandingan 40:60, sedangkan nilai sekolah ditentukan dari 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai ujian sekolah.
Ia juga berpesan, agar kelulusan nanti tidak dirayakan secara berlebihan dan dapat menyumbangkan baik baju seragam maupun buku bekas melalui sekolah sehingga bisa dimanfaatkan oleh orang yang membutuhkan.




Wagub Lepas Kontingen PENAS XIII

E-mail Cetak PDF

Palangka Raya, KP - Wakil Gubernur Kalteng, Ir A Diran lepas tim Kalteng hadiri Pekan Nasional (Penas) XIII Petani dan Nelayan Indonesia Tahun 2011, di Kutai Kertanegara pertengahan Juni 2011, dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kalteng, Ir Tute Lelo, dan Instansi terkait lainnya, Senin (13/6).
Dalam Laporannya, Tim Penas Kalteng berasal dari 14 Kabupaten dan Kota se-Kalteng, yang akan diberangkatkan dari berbagai daerah secara bertahap mulai tanggal 14 hingga 16 Juni mendatang menuju Kalimantan Timur.
Rencananya Penas dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, dihadiri Ketua HKTI Pusat Prabowo Subianto, Menteri terkait, dan kalangan usahawan pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya, antara lain bertujuan meningkatkan wawasan petani dan nelayan Indonesia.
Wagub Ir A Diran pada kesempatan tersebut menyatakan sangat mendukung kegiatan tersebut, pasalnya sebagian besar masyarakat Kalteng merupakan petani dan nelayan, yang selalu terus diupayakan peningkatan kemampuannya, diantaranya melalui program keikutserta pada pertemuan tyersebut.
Dijelaskan, Penas merupakan acara Pertemuan Kontak Tani Nelayan, yang digagas oleh para tokoh Tani Nelayan sejak Tahun 1971, merupakan wahana bagi petani nelayan seluruh tanah air melakukan kordinasi, konsulidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apreasasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian dalam arti luas.
Pertanian dalam arti luas dimaksud meliputi, pertanian secara umum, padi dan palawija, peternakan, perikanan, perkebunan, termasuk kehutanan, diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan, diberbagai daerah di tanah air bergantian sebagai tuan rumahnya, dan pada Tahun 2010 lalu di gelar di Propinsi Bali.
Melalui Penas, diharapkan petani nelayan saling mengsisi, dan memperkuat kepemim pinan agribisnis di tingkat petani nelayan, sekaligus ajang silaturahim nasional para petani nelayan seluruh Indonesia .
Pada kesempatan itu juga akan mampu mengeluarkan sumbangan pemikiran, inovasi, kreasi dalam upaya menggugah petani nelayan menjadi lebih bergairah terhadap pem bangunan pertanian umumnya, dan usaha agribisnis khususnya, lebih maju lagi, guna mempertahan dan meningaktakan ketahanan pangan nasional, sekaligus ekonomi bangsa dan negara.
Untuk itu Wagub menyampaikan beberapa pesan khusus bagi peserta, pertama agar mampu menjaga nama baik daerah, dengan berprilaku dan disiplin yang baik; kedua mengikuyi segala kegiatan dengan penuh rasa tanggungjawab dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ketiga, agar semua peserta menggali sebanyak-banyaknya pengalaman, pengetahuan, inovasi serta ketrampilan baru khususnya di bidang pertanian dalam arti luas, guna diterapkan di daerah masing-masing agar secara ekonomi bisa terus mengalami kemajuan dan peningkatan sebagai oleh-oleh penting dari keikutsertaan Kalteng pada Penas XIII tersebut tahun ini, demikian A Diran.




Halaman 1 dari 22