Palangka Raya, KP - Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Krisnayadi Toendan menilai perhatian pemerintah daerah terhadap sekolah swasta masih minim.
``Hal itu bisa dilihat dari masih banyaknya siswa sekolah swasta yang ada di daerah tidak lulus ujian nasional,’’ katanya di Palangka Raya, Selasa.
Menurutnya, pemerintah daerah jangan hanya memperhatikan sekolah negeri, sebab sekolah swasta juga turut serta membantu dunia pendidikan, terutama siswa yang tidak bisa ditampung di sekolah negeri.
Ia menilai, banyak sekolah swasta masih kekurangan tenaga didik dan fasilitas khususnya sekolah swasta yang tidak terlalu besar, kecuali seperti Muhammadiyah atau sekolah katolik yang merupakan sekolah swasta namun rata-rata gurunya pegawai negeri sipil.
``Kami harap Pemda baik provinsi, kabupaten maupun kota bisa lebih membantu sekolah swasta kecil yang ada di daerah masing-masing. Misalnya dengan membentuk program tenaga bantu guru sertifikasi untuk mengajar di sekolah tersebut,’’ katanya.
Selain itu, lanjutnya, program pembinaan terhadap para guru juga perlu, karena jarang guru sekolah swasta mendapatkan pelatihan dari pemerintah daerah.
``Program lain yang dirasakan perlu adalah Pemda seharusnya memberikan bantuan soal ujian percobaan untuk sekolah swasta sebelum menghadapi ujian nasional,’’ ujarnya.
Ia yakin jika program memberikan perhatian kepada sekolah swasta bisa dilaksanakan, tingkat kelulusan UN akan lebih baik dari sekarang, sehingga tujuan pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan akan tercapai.
``Kami mengajak Pemda bekerja sama untuk membentuk program yang terkait peningkatan mutu pendidikan,’’ katanya.
Ia menambahkan, pihaknya siap memaparkan program yang sudah disusun oleh LPMP dan diharapkan Pemda juga bisa membantu pelaksanaannya agar hasil yang didapat bisa maksimal.
``Kalau ingin meningkatkan mutu pendidikan di Kalteng harus dimulai dari pemimpin sekolahnya, namun para tenaga pengajar juga harus terus diberikan pelatihan dan materi untuk mengingkatkan dan mengembangkan pengetahuan guru dalam dunia pendidikan terutama yang berada di daerah terpencil,’’ katanya.



