• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Kasus Zenith Dominan

Palangka Raya, KP – Kasus tindak pidana narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) maupun pelanggar undang-undang kesehatan di Palangka Raya cukup tinggi. Betapa tidak, pada tahun 2017 ini untuk kasus tersebut Polres Palangka Raya sudah menangani 46 berkas dengan total tersangka 52 orang.

“Dari jumlah tersebut, 29 di antaranya merupakan tindak pidana narkotika. Sedangkan tindak pidana kesehatan berjumlah 17 kasus,’’ terang Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Gatoot Sisworo

Untuk para tersangka, 4 di antaranya adalah perempuan. Selanjutnya, dari sisi profesi, pekerja swasta mendominasi. Yakni berjumlah 50 tersangka. Untuk sisanya ada 1 orang mahasiswa dan wiraswasta.

“Dari jumlah kasus yang telah ditangani, ada 43,14 gram sabu dan 23.991 butir carnophen yang kita amankan,’’ kata Gatot.

Sedangkan untuk barang bukti obat daftar G jenis canophen atau zenith, ujar Gatoot, pada tahun ini, pihaknya sudah berhasil mengamankan 23.991 butir carnophen.

Pengungkapan terakhir dilakukan pada Senin (21/8) lalu dengan jumlah tiga tersangka yang terlibat. Ditambah oleh Polres Pahandut pada satu tersangka pada Sabtu (26/8).

Semuanya dijerat dengan Pasal 197 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Kita akan berupa terus untuk menekan angka peredaran carnophen. Kami berharap, masyarakat dapat memberikan informasi sekecil apapun apabila melihat gerak gerik mencurigakan,’’ katanya.(net/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua