Katakan Tidak Pada Investasi Bodong Diserukan

ditulis pada 18 September 2017

anggota DPR RI H Syaiful Rasyid dalam seminar mengajak masyarakat untuk mewaspadai investasi bodong.

Kandangan, KP – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Drs H Syaiful Rasyid,MM menyerukan tidak pada investasi bodong karena sangat merugikan masyarakat. Oleh karenanya dibutuhkan tindakan cepat pihak-pihak berkompeten dan kepekaan masyarakat agar jangan sampai menjadi korban.

Hal itu disampaikannya  saat menjadi narasumber di hadapan seratusan warga HSS dalam seminar nasional waspada investasi ilegal /bodong bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perlindungan terhadap masyarakat berinvestasi yang dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati, Sabtu (17/9).

Seminar nasional waspada investasi ilegal /bodong ini juga dihadiri beberapa perwakilan dari OJK Pusat dan OJK Regional 9 Kalimantan Selatan Ali Ridwan, dari pemkab HSS Asisten Administrasi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Drs.H.Huberiansyah M.AP.

Anggota DPR RI Drs H Syaiful Rasyid mengatakan pihaknya sengaja menggelar seminar nasional menghadirkan pejabat OJK untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat HSS untuk mengetahui tentang seluk beluk dan bahaya dari keberadaan investasi bodong.

Dia berharap, dari paparan yang disampaikan akan semakin membuka mata masyarakat untuk berhati hati pada setiap penawaran yang menjanjikan keuntungan besar dan segala kemudahannya.

Menurut Drs. H Saiful Rasyid, MM anggota DPR RI komisi XI  masyarakat harus berani meninggalkan pola pikir yang hanya mengejar suku bunga tinggi dengan imbas hasil yang tinggi tanpa memperhatikan risiko yang akan timbul di kemudian hari.

“Kita ketahui di era digital sekarang ini, semakin mudah mengakses internet yang ternyata kemajuan ini dimanfaatkan pelaku bisnis ilegal seperti investasi bodong untuk menggaet konsumennya. Untuk itu masyarakat harus waspada dan jeli melihat situasi tersebut,” ujarnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh Ali Ridwan selaku narasumber dari OJK Regional 9 kalimantan Selatan

“Investasi Bodong sudah seperti ilalang. Dibakar, dibabat dan dicabut tetap saja muncul kembali. Mati satu tumbuh seribu,” ungkapnya

Menurutnya, investasi bodong bagaikan gunung es yang setiap tahunnya bertumbuh pesat. Praktik investasi ilegal/bodong saat ini bukan hanya menyasar kota kota besar tapi juga desa desa kecil.

Korban dari investasi bodong ini berasal dari semua lapisan masyarakat baik masyarakat bawah sampai lapisan atas.

Kurangnya pengetahuan informasi tentang investasi yang legal/benar dan juga pola pikir masyarakat yang ingin selalu serba instan membuat korban terus bertambah.

Melihat banyaknya masyarakat yang kurang pengetahuan tentang investasi ilegal membuat otoritas jasa keuangan OJK giat mengadakan edukasi di daerah.

“Alhamdulillah seminar waspada investasi bodong disambut baik oleh masyarakat terutama peserta seminar serta pemerintah daerah,” katanya seraya mengatakan bahwa kegiatan seperti akan terus dilakukan OJK bekerjasama dengan anggota DPR RI di berbagai daerah daerah lainnya agar masyarakat tahu mana investasi yang baik dan mana yang ilegal/bodong. (noi/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.