• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Kepala BPN Mengaku Nyabu Biar Kuat Bekerja

9-2-kllm-bb-ss

Palangka Raya, KP – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Seruyan, Yusweleong Tuah (60), mengaku alasan nyabu supaya kuat dalam bekerja.

Ia mengakui nyabu agar konsentrasi kerja lebih tinggi daripada tidak mengonsumsi shabu.

“Katanya memakai untuk iseng-iseng saja agar kuat bekerja dan lebih konsentrasi,’’ kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Akhmad Shaury mengutip hasil pemeriksaan Yusweleong Tuah kepada wartawan, kemarin.

Menurut Akhmad Shaury, mengonsumsi shabu memang dapat merangsang seseorang kuat bekerja.
Sebagai contoh, biasanya cuma mampu 10 jam kerja tapi bisa sampai 24 jam kerja.

Namun dibalik itu, shabu sangat berbahaya karena dapat merusak sel-sel urat saraf seseorang.

“Efeknya memang begitu. Itulah yang membuat ingin terus memakai. Namun sarafnya yang diserang. Karena secara tidak sadar, itu memaksakan. Makanya berbahaya sekali,’’ jelas Akhmad Shaury.

Dia menuturkan, Yusweleong Tuah sudah dikategorikan sebagai pecandu.

Ini bisa dilihat dari lama dia memakai shabu yakni kurang lebih dua tahun. Namun selama kurun waktu itu belum ada keterlibatan orang lain termasuk staf pegawainya.

Kendati demikian, polisi tetap berupaya melakukan pengembangan. Khususnya dari mana shabu tersebut diperoleh.

“Untuk sementara dia mendapatkan shabu dari jaringan yang ada di tempat dia bekerja (Seruyan),’’ tuturnya. (net/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua