• Hari ini : Jumat, 19 Oktober 2018

Kerajinan Tapin Tampil di Expo Nusantara TMII

STAND TAPIN – Pada Pameran Expo Nusantara 2018 Di TMII Jakarta saat dikunjungi oleh Pj. Bupati Tapin H. Gusti Sayhyar dan ketua TP. PKK kabupaten Tapin Hj. Siti Nuriyani Syahyar. (KP/HM Baseri)

Rantau,KP – Berbagai kerajinan dan makanan tradisional khas Kabupaten Tapin ditampilkan dalam ajang expo Nusantara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Taman Mini Indonesia Indah yang ke 43 yang dilaksanakan di Sasana Kriya dari tanggal 19-22 April 2018.

Kerajinan khas Tapin yang di tampilkan antara lain Kain sasirangan dengan 14 macam motif, kaos sasirangan, kerudung sasirangan,tas anyaman purun kreasi dengan berbagai ukuran dan motif, anyaman purun seperti kopiah purun, tikar purun dan kopiah rotan, dan tikar dalit. Sedangkan untuk makanan antara lain kacang jaruk, rimpie pisang dan kerupuk ikan haruan dan ikan sepat kering.

Irnawati Selaku pengelola stand Kabupaten Tapin dan juga selaku kepala bidang kemitraan dan promosi pariwisata bahwa pada hari pertama pembukaan stand telah berhasil menjual 15 potong kain sasirangan, kaos sasirangan dan kerudung sasirangan.”Banyaknya pengunjung dan pembeli bahkan tikar dalit kita sudah habis pada hari pertama,”ungkapnya.

Menurut Irnawati menambahkan lagi bahwa pada pameran kali ini, tim dari kabupaten Tapin membawa semua motif sasirangan khas Tapin yaitu berjumlah sebanyak 14 motif kain sasirangan.

“Mudah – mudahan sampai hari penutupan expo nusantara kita berhasil menjual ratusan potong kain sasirangan dan hasil kerajinan lainnya yang kita bawa,” tandasnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Siti Nuriyani mengatakan bahwa ia mengaku sangat senang dan bangga bahwa stand Kabupaten Tapin selama pameran di TMII tahun ini khususnya pada hari pertama dan kedua produknya laku keras.

“Pada hari pertama kain sasirangan kita laku 15 potong dan pada hari kedua kopiah rotan dan purun kita juga laku keras puluhan buah,”ungkapnya.

Dijelaskan lagi bahwa di kabupaten Tapin ada memiliki 14 macam motif sasirangan dan semuanya memiliki ciri khas tersendiri serta unik.

“Sedangkan untuk kerajinan kopiah purun maupun rotan pada expo ini hanya kita yang menjual dan menjadi daya tarik para pengunjung untuk membelinya dikarenakan unik.” Jelasnya.

Menurut Hj Siti Nuriyani juga bahwa saat ini kopiah dari Tapin desainnya polos namun kedepannya akan lebih dikembangkan lagi dengan berbagai motif di kopian itu sendiri.

Sementara itu Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau paman Birin yang pada saat itu mengunjungi stand Tapin juga mengaku sangat senang dengan kerajinan Tapin seperti kain sasirangannya dan kopiahnya yang benar – benar berbeda dari daerah lain, dan bahkan dalam kesempatan itu paman Birin sempat membeli kain sasirangan khas Tapin beberapa potong. (rel/K-6)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua