• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Keramik Gerbang KM 6 Berjatuhan Mukhyar Beberkan Pengelolaan

SUASANA JUMPA PERS - Drs H Mukhyar bersama staf saat memberikan keterangan pers. (KP/Narti)
SUASANA JUMPA PERS – Drs H Mukhyar bersama staf saat memberikan keterangan pers. (KP/Narti)

Banjarmasin,KP – Meskipun dibangun sudah puluhan tahun tetapi pembangunan Tugu Km 6 Banjarmasin masih menyisakan persoalan. Bahkan belakangan Tugu yang dibangun era Walikota Yudi Wahyuni senilai Rp6,5 miliar tersebut jutsru sekarang ini mulai dikeluhkan.

Karena Tugu Km 6 yang bangunan gerbang tampak megah kini menjadi pembicaraan publik terkait jatuhnya keramik, apalagi hal tersebut bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas. Bahkan bangunan yang sempat menjadi pembicaraan siapa yang bertanggungjawab berdirinya bangunan yang juga sekaligus batas antara Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar kepada wartawan menanggapi hal itu mengatakan, adanya bangunan itu memang masuk aset pihaknya yang sejak 2013 lalu pihaknya menerima penyerahan aset tersebut dari Dinas PU.

Selanjunya, Mukhyar melanjutkan, tahun 2015 pihaknya mendapat teguran terkait bangunan itu karena tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Bermula dari sanalah, pihaknya tidak menganggarkan untuk biaya perawatan bangunan. Hingga kasus tersebut terjadi, Mukhyar juga mengakui pihaknya salah karena aset tersebut tertinggal dari perhitungan.

“Kedepan, agar gerbang atau tugu Km 6 sesuai dengan tupoksi dinas. Kemarin sudah ada pembicaraan dengan walikota kemudian hari itu juga aset bangunan tersebut diserahkan ke Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin karena sesuai dengan tupoksinya,’’ ungkapnya kepada wartawan di ruangan kerjanya, Rabu (21/12), seraya menambahkan tahun depan perbaikan gerbang Km 6 akan segera dilaksanakan.

Sementara itu warga sekitar yang langsung menyaksikan jatuhnya keramik dari ketinggian sekitar 5 meter itu. Warga menginginkan secepatnya diperbaiki sebelum adanya korban akibat dijatuhi keramik.

“ Ini sangat berbahaya apabila tidak segera diperbaiki dan ini diharapkan pemerintah peka akan itu karena takutnya kalau memakan korban baik itu dari penguna motor yang melintas atau pejalan kaki,’’ ucap Madi penarik ojek yang mangkal di lokasi Tugu Km 6 Banjarmasin.

Ia juga menambahkan, jatuhnya keramik tersebut sudah berkali kali, namun jatuhnya keramik dua hari lalu sangat parah. (vin/K-5)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua