• Hari ini : Senin, 19 Februari 2018

Kita Patut Bersyukur Atas Sumbangsih Pemuda

Bupati Tapin HM. Arifin Arpan usai upacara peringatan Hari sumpah Pemuda bertempat di halaman kantor bupati Tapin berkenan menyerahkan berbagai hadiah dan tropi kepada para pemenang lomba. (KP/HM Baseri)

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin gelar upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 89 tahun 2017 di Halaman Kantor Bupati Tapin. Senin (30/10) kemarin.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Bupati Tapin Drs. HM Arifin Arpan,MM dan dihadiri Wakil Bupati Tapin Ir H Sufian Noor,MP Sekda Tapin Dr H Rahmadi, MSc Unsur Forkopimda Tapin, Kepala Instansi Vertikal, Kepala SOPD, Camat, ASN Tapin dan Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan serta Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Tapin.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyampaikan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Iman Nahrawi mengatakan, kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan sumpah pemuda.

“Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya, “katanya.

Bandingkan dengan era sekarang. Hari ini, sarana transportasi umum sangat mudah. Untuk menjangkau ujung timur dan barat indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk dapat berkomunikasi dengan pemuda di pelosok-pelosok negeri ini, cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya. Interaksi sosial dapat dilakukan 24 jam, kapanpun dan di manapun.

Namun, anehnya justru dengan berbagai macam kemudahan yang kita miliki hari ini, kita justru lebih sering berselisih paham, mudah sekali menvonis orang, mudah sekali berpecah belah, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang isolasi yang tidak terjamah, atau terhalang oleh tembok raksasa yang tinggi dan tebal hingga tidak dapat ditembus oieh siapapun.

“Padahal, dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang kita miliki hari ini, seharusnya lebih mudah buat kita untuk berkumpul, bersilaturahim dan berinteraksi social, “ katanya.

Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada Bung Karno, karena masih harus berkutat di soal-soal ini.

“Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, “ pesanya mengakhiri sambutan.

Pada peringatan sumpah pemuda diakhiri penyerahan mobil ambulance untuk operasional Puskesamas Binuang dan penyerahan piala dan penghargaan kepada Juara lomba Volly Ball yang digelar KNPI Kab Tapin dalam memperingati hari sumpah pemuda. (ari/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua