• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Komplotan Pencuri Barubara “Terjaring” Dit Polair

9-7-klm-5-cm-gabung-tsk-1

BANJARMASIN, KP – Komplotan yang berjumlah 16 orang diduga pencuri batibara karungan “terjaring” (tertangkap) anggota Dit Polair Polda Kalsel saat berada di peraiaran Sungai Barito, di saat mereka sedang melakukan pengerukan dengan sejumlah, Sabtu dinihari (24/9), sekitar pukul 00.30 WITA.

Para pelaku, Kaspul Anwar (25), Dayat (26), Wahyni (20), Jamil (18), Pendi (26) Bambang (25), Anang (35), Musran (35), Suhaidi (32), Mudi (40), Pulah (48), Uus (20), Misrani (42), Untung (47), Nawarni (40) dan Abdul Wahab (30).

Semuanya diketahui warga Tabung Anem Barito Kuala (Batola). Selain itu diamankan, beberapa alat bukti berupa tiga unit kelotok, enam buah sekop, 3500 karung kosong dan 13 buah alat penerang (senter kepala).

Direktur Dit Polair Polda Kalsel, Kombes Polisi Gatot Wahyudi melalui Kasi Tindak Subdit Gakum, Kompol Windi Syaputra SIk, ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan para pelaku.

Dari informasi, batubara diketahui milik perusahaan PT Asmin Kualindo Tuhup (AKT), dan pemiliknya melaporkan kejadian ke polisi hingga dilakukan penyelidikan.

Saat itu para pelaku mengunakan tiga unit kelotok merapat ke TB dan naik ke atas TK 136 Bal 163 muatan batubara.

Mereka sedang memindahkan muatan batubara ke Vesel MV VIL Baltic, muatan batubara ini diketahui pemiliknya adalah perusahaan PT  Asmin Kualindo Tuhup.

Belasan pelaku naik melalui TB Bintaro lalu naik ke lambung TK 136 Bal 163.

“Kita amankan pelaku di atas tongkang yang lengkap dengan alat skop serta karung, mengumpulkan di atas TB Bintaro,’’ ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang seharinya petani dan ada penagguran ini mengaku bahwa baru satu kali melakukan pencurian batubara di Sungai Barito. (fik/K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua