• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Lapas Berbasis Pesantren, Bentuk Akhlak Mulia Napi

MENANDATANGANI MOU - Bupati KH Khalilurrahman menandatangani MoU antara MUI Banjar dan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura pada Peresmian Pesantren At Taubah dan Pos Balai Pemasyarakatan di Lapas Anak Martapura. (Istimewa)
MENANDATANGANI MOU – Bupati KH Khalilurrahman menandatangani MoU antara MUI Banjar dan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura pada Peresmian Pesantren At Taubah dan Pos Balai Pemasyarakatan di Lapas Anak Martapura. (Istimewa)

Martapura, KP – Kemenkumham Kalsel bekerja sama Pemkab Banjar meresmikan Pesantren At-Taubah dalam rangka mewujudkan Lapas Berbasis Pesantren. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan MoU antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat dengan Lembaga Kemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Martapura di Lapas Anak Martapura, kemarin.

Bupati KH Khalilurrahman berharap pesantren di LPKA Martapura atau Lapas Anak ini mampu memberikan hal-hal positif, terutama bagi anak-anak usia di bawah 17 tahun yang terpaksa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tersangkut tindakan kriminal.

Idealnya, lanjut bupati, mereka saat keluar dari Lapas/Rutan dapat menjadi ustadz dan dai berkualitas dan bisa menjadi masyarakat yang berguna bagi dirinya dan orang lain.

Pada kesempatan yang sama Kepala LPKA Kelas 1 Martapura mengungkapkan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah maupun para mitra kerja terkait program bimbingan konseling di lapas.

“Kami berharap kerjasama ini dapat bersinergis satu dengan lainnya dalam mewujudkan program pembinaan terintegrasi,’’ujarnya.

Sementara Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM I Wayan Kusmianta Dusak mengatakan, untuk mengawali hal baru, belum tentu mudah. Namun seiring berjalannya waktu dengan sistem pembinaan berbasis pesantren, pasti akan menumbuhkan kepribadian dan akhlak lebih baik lagi.

Kegiatan lalu dilanjutkan penandatanganan kerjasama antara LPKA Kelas 1 Martapura dan MUI Banjar serta penandatanganan prasasti Pesantren At-Taubah LPKA Kelas 1 Martapura, Prasasti Pos Bapas LPKA Kelas 1 Martapura dan Prasasti Pos Bapas Rutan Rantau oleh Direktur Jendral PAS.

Dilanjutkan pengukuhan Pengurus Pesantren dan Dewan Asatidz oleh Bupati Banjar yang diakhiri penyerahan cinderamata koran mini.
Hadir Bupati Cianjur, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kalsel Imam Suyudi, FKPD Banjar. (wan/K-5)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua