• Hari ini : Minggu, 21 Januari 2018

LDII Serahkan 1 Sapi untuk TIC

SERAH TERIMA – Hewan sapi DPD LDII Suprasongko dengan Ketua Badan Pengelola TIC KH A Rasyidie Amin Lc di Ismac Center Tabalong. (KP/Rosadi)
SERAH TERIMA – Hewan sapi DPD LDII Suprasongko dengan Ketua Badan Pengelola TIC KH A Rasyidie Amin Lc di Ismac Center Tabalong. (KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Sudah menjadi sebuah keniscayaan, jika di suatu daerah memiliki Islamic Senter yang berisikan bangunan islami seperti masjid dan fasilitas lainnya, maka menjadi tanggungjawab ummat Islam setempat untuk memakmurkan dalam mengisi kegiatan keagamaan termasuk dalam hari-hari besar Islam.

Terkait hal itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong dalam perayaan Idul Kurban tahun ini menyerahkan 1 ekor sapi kepada badan pengelola Tabalong Islamic Center (TIC) yang langsung diterima oleh Ketua Lembaga Pengelola TIC, yang juga sekaligus sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabalong beberapa waktu yang lalu di Tanjung.

Dalam sambutannya diacara serah terima sapi hari itu, KH Ahmad Rasyidie Amien Lc, menyampaikan  rasa syukurnya atas kepercayaan warga LDII Kabupaten Tabalong kepada Badan Pengelola TIC untuk menyembelih hewan kurban yang selanjutnya dagingnya dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan. “Alhamdullah dengan rahmat Allah pada hari ini kita menerima seekor sapi yang diamanakan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong untuk disembelihkan buat warga petugas Islamic Senter dan sekitarnya,” ujarnya hari itu.

“Alhamdulillah kami dari badan pengelola TIC mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus DPD LDII Kabupaten Tabalong yang terbuka dan berkenan hati membantu kami dalam melakukan syi’ar Idul Adha 1437 H, yang ditandai dengan pemotongan hewan kurban di TIC ini, sementara saat ini TIC belum mampu melaksanakan kurban secara mandiri, sehingga dengan adanya bantuan ini sangat membesarkan kami sebagai badan pengelola dan petugas-petugas TIC, dan nampaknya pengurus LDII ini lebih peduli dengan keadaan-keadaan masyarakat dan organisasi dimana pertumbuhan organsasi di Kabupaten Tabalong ini, terbukti salah satu yang sangat peduli dengan TIC adalah LDII, semoga masyarakat lainnya juga menyusul,” harap beliau.

Menurut KH A Rasyidie Amin, saat itu pemotongan dilaksanakan pada hari kedua Idul Adha sebab pihaknya memberi kesempatan kepada anggota pengelola TIC untuk melaksanakan hari raya di rumah masing-masing, “Kami badan pengelola TIC Kabupaten Tabalong hari kedua melakukan kegiatan sembelihan kurban atas Amanah dari PT Adaro Indonesia dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Tabalong dan 2 ekor kambing, 1 sapi dari LDII Kabupaten Tabalong dan 2 ekor kambing,” ujar beliau.

“Kenapa hari kedua? Kami memberi kesempatan kepada warga TIC untuk berhari raya bersama keluarga masing-masing dihari pertama, serta karena banyaknya warga yang melakukan pemotongan sehingga kita menunda pemotongan ini,” pungkas beliau seraya menambahkan bahwa daging kurban dibagikan khususnya kepada warga Pengelola TIC, warga sekitar serta beberapa masyarakat lainnya yang dinilai benar-benar sangat memerlukan daging kurban.

Terpisah, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Tabalong Suprasongko HS, mengatakan untuk tahun ini jumlah pemotongan hewan kurban LDII Kabupaten Tabalong sebanyak 31 ekor, “tahun ini Alhamdullah kita kembali dapat melaksanakan Ibadan kurbad dengan jumlah keseluruhan di Kabupaten Tabalong 31 ekor, kita ucapkan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Tabalong khususnya kepada Bupati Tabalong, yang mana sangat respon dengan kegiatan kita,” ujar tokoh yang akrab disapa Pa Pras ini.

“Kita akan distribusikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Tabalong yang bisa kita jangkau, kita sebelumnya pernah mendistribusikan sebanyak 1800 bungkus untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Tabalong. Hingga saat ini ada lima tiitk penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh LDII, yakni Desa Padang Panjang RT 08 Kecamatan Tanta, Desa Maburai RT 1 Kecamatan Murung Pudak, Desa Karangan Putih Kelua, Islamic Senter, dan Muara Uya dan Jaro,” ujar Suprasongko.

Terkait motivasi yang diberikan kepada warganya untuk belomba dalam ibadah kurban, Ketua DPD LDII Kabupaten Tabalong ini mengungkapkan bahwa sudah menjadi program tahunan dimana setiap menjelang ibadah qurban puhaknya mengisi pengajian-pengajian dengan materi qurban sehingga dapat memberikan motivasi kepada warga untuk berlomba dalam ibadah kurban, “umat Islam diperintahkan untuk menyembelih hewan qurban setiap bulan haji atau pada tanggal 10 Dzulhijah, seperti yang telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-quran pada surat Al-Kautsar yang artinya ‘Sesungguhnya aku telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, maka dirikanlah solat kepada tuhanmu dan menyembelihlah kurban” , Ini merupakan perintah langsung dari Allah layaknya ibadah Haji. Kalian dapat berqurban berdasarkan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

“Jangan sampai dalam kesempatan ini tidak melaksanakan Qurban, karena barang siapa yang tidak melaksanakannya, Nabi Muhammad SAW bersabda dalam “…sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda: “Barangsiapa memiliki keluasan harta dan tidak mau menyembelih qurban maka jangan mendekat tempat shalatku”. [Hadist Ibnu Majah No. 3123 Kitabul Adlohi], jadi kurban sendiri bersifat sunnah muaqat/sunnah yang dikuatkan,” jelas Suprasongko.

Dari data laporan DPP LDII di Jakarta, Suprasongko mengungkapkan untuk total kurban LDII seluruh Indonesia pada hari raya Idul Adha 1437 H tahun ini adalah sapi sebanyak 17.559 ekor, Kambing 16.059 ekor dan Kerbau 4 ekor, total 33.622 ekor dengan total Rp.339.437.000.000,- (tiga ratus tiga puluh sembilan milyar lebih). (ros/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua