• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Lembaga Kepegawaian Harus Handal

Bupati Balangan - H Ansharuddin dalam suatu acara berkesempatan berfoto dan bersalaman dengan presiden Jokowi. (KP/Ist)
Bupati Balangan – H Ansharuddin dalam suatu acara berkesempatan berfoto dan bersalaman dengan presiden Jokowi. (KP/Ist)

Paringin, KP – Aparatur pemerintah khususnya lembaga kepegawaian harus tahu peraturan berkenaan dengan  peningkatan pelayanan masyarakat dan menyamakan pemahaman, peningkatan kemampuan, higga mampu menyelesaikan permasalahan di bidang kepegawaian. Hal ini demi terwujudnya pembinaan pegawai yang profesional.

“Lembaga kepegawaian memerlukan tenaga yang memiliki pemahaman dan kemampuan yang cukup serta handal. Hal ini disebabkan, selain mempunyai tugas yang beragam, juga mempunyai beban dan tanggung jawab serta konsekuensi yang cukup besar,” ujar Bupati Balangan H Ansharuddin belum lama tadi kepada awak media.

Diakuinya, idealnya lembaga kepegawaian memerlukan tenaga yang memiliki pemahaman dan kemampuan yang cukup serta handal.
Anshar menegaskan, pengembangan wawasan, pengetahuan serta keterampilan, merupakan sesuatu yang harus dimiliki seorang pegawai, agar dalam memberikan pelayanan dalam ruang lingkup Pemkab Balangan dapat dilakukan secara maksimal.

“Diharapkan para pegawai dapat memahami tentang apa dan bagaimana pegawai negeri sipil (PNS) yang menyangkut kedudukan, hak dan kewajiban sebagai pegawai negeri sipil,” tuturnya.

Saat ini, pengelolaan kepegawaian secara khusus dalam konteks internal di lingkup masing-masing lembaga teknis, Dinas, Badan Kantor pada Pemkab Balangan, diselenggarakan dan dikelola dalam rangka memberikan pelayanan internal kepegawaian yang terbatas pada lingkungan lembaga teknisnya.

Akan tetapi kata bupati, pengelolaan kepegawaian pada lembaga teknis dalam persfektif administrasi dan teknis, mengindikasikan relatif belum optimal, termasuk pemahaman terhadap kebijakan masalah kepegawaian yang terkait.

“Kekurangan tenaga kepegawaian dinilai menjadi penyebabnya. tenaga tersebut kebanyakan masih tenaga pengelola kepegawaian yang relatif pemula. Mereka dianggap bekerja sambil belajar,” ujarnya.

Menurut Anshar, selain masalah menajemen kepegawaian  juga diharapkan para PNS khususnya lembaga kepegawaian dapat memberi pemahaman dan kesadaran dalam upaya meningkatkan disiplin sebagai seorang pegawai negeri sipil. Secara optimal menjalankan kewajiban melayani masyarakat. (jun/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua