• Hari ini : Minggu, 21 Januari 2018

Lima Orang `Rebut’ Adopsi Bayi Misterius

9-3-klm-4-cm-bayi1-upl

Banjarmasin, KP – Tak hanya warga biasa, namun juga pejabat hingga penyanyi dan bidan merasa iba, lantas `rebut’ (ingin,red) adopsi bayi misterius (yang tak tahu orang tuanya,red), dan dibuang ini.
Bayi laki-laki dengan berat sekitar 1,9 Kg dan ukuran kurang lebih 43 Cm, dilahirkan dengan perkiraan sekitar 3 sampai 4 jam, ditemukan di Jalan Sungai Andai Blok C-D RT 28 RW 03 Banjarmasin Utara.

Tepatnya di rumah yang baru saja disewa oleh Syarifudin (29), Sabtu malam lalu (12/11), sekitar pukul 19.00 WITA.

Dua warga ada datang ke tempat bidan yang menampung sementara bayi bernasib lamang itu. Bahkan informasinya, Ny Anjar Wicaksana (istri Kapolresta Banjarmasin) juga ingin memelihara bayi itu, termasuk bidan Noradina Anggi Agustin dan salah stau vokalis band, Okii.

Kapolresta, Kombes Pol Anjar Wicaksana, Minggu (13/11) siang, datang langsung ke rumah bidan tersebut.

Sebelumnya, Syaifudin yang terbangun dari tidurnya langsung menuju ke kamar mandi untuk kencing, dan mendengar suara tangisan bayi.
Karena merasa dekat suara tersebut, Syaridudin langsung mencarinya, dan ia terlihat ada begerak di bawah kolong rumahnya,
Saat dilihat ternyata ada sosok bayi dibalut baju hitam.

Syarifudin langsung meminta pertolongan warga sekitar sambil memberitahukan bahwa ada bayi di bawah kolongan kamar mandinya.
Warga berdatangan ke lokasi dengan membawa peralatan pertukangan untuk membongkar lantai kamar mandi tersebut.

Ternyata saat dilihat sosok bayi tersebut laki-laki dengan terpotong tali pusar masih dalam keadaan hidup.

Dari pantauan, tak lama kemudian datang sejumlah anggota emergency atau Rescue gabungan bersama seorang bidan, Noradiana Anggi Agustin.
Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke rumah bidan untuk dilakukan perawatan. Tak lama kemudian sejumlah anggota dari Polsekta Banjarmasin Utara,  mendatangi rumah bidan.

“Alhamdulilah bayi ini masih dapat diselamatkan atas bantuan Allah SWT,’’ ucap bidan.

Dari keterangan Syarifudin, seharinya penjahit pakaian kepada [{KP}], dirinya baru satu minggu tinggal di kawasan Jalan Sungai Andai Blok C-D RT 28 RW 03 Banjarmasin Utara, dan tinggal sendirian di rumah tersebut.

“Malam itu berencana hendak mencari makan dan sebelum meninggalkan rumah, saya pergi ke kamar kecil untuk kencing kaget mendengar suara bayi menangis.

Saya kira waktu itu ada seorang tertangga baru  melahirkan, akan tetapi suara asih kencang terdengar di telinganya, dan akhirnya diremukan di bawah kolong,’’ ujarnya.

Sementara Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Andik Eko Siswanto, ketika ditemui di rumah bidan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait temuan bayi itu. (fik/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua