• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Malam Ini, Perang Banjar Kembali Bergelora

LATIHAN - Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, saat ikut latihan dalam drama kolosal Perang Banjar, kemarin. (KP/bandi)
LATIHAN – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, saat ikut latihan dalam drama kolosal Perang Banjar, kemarin. (KP/bandi)

Banjarmasin, KP – Perang Banjar yang terjadi tiga abad silam, malam ini kembali bergelora. Tentu saja itu bukan perang sesungguhnya, akan tetapi sebuah drama kolosal yang mengisahkan tragedy Perang Banjar pada tahun 1800 an. Drama kolosal Perang Banjar ini, digelar dalam rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-66 dan HUT ke-71 Proklamasi RI.

Tentu saja selama 66 tahun HUT Kalsel, baru tahun ini dilaksanakan pementasan replica Perang Banjar. Hebohnya lagi, semua pemain dalam drama tersebut, pejabat tinggi pemerintahan, seperti gubernur, bupati, walikota, Danrem, Danlanal, Danlanut, Dansat Brimob, dan banyak lagi.

“Drama ini kita buat layaknya sebuah film layar lebar. Sehingga, penonton yang menyaksikan pun akan dibuat terperangah,’’ ucap Sutradara Drama Kolosal Perang Banjar, Yadi Muryadi, kepada KP, kemarin, di Banjarmasin. Selain itu, drama kolosal Perang Banjar ini akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi lokal swasta. Di samping beberapa media televisi lainnya turut mengabadikan drama tersebut.

“Kisah Perang Banjar ini, kita ambil dari tulisan mendiang Adjim Mariadi, yakni saat perang terjadi di Montalliat Muara Teweh,’’ kemuka Yadi. Seumur-umur menjadi seniman, kali ini Yadi dibuat bangga.

Karena Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, merespon positif tentang drama kolosal tersebut, lebih-lebih para bupati dan walikota turut bermain. Saat ditemui di sesi latihan, Gubernur Sahbirin Noor, mengemukakan, Perang Banjar ini merupakan sejarah banua yang tidak boleh tergerus oleh jaman. Sudah menjadi kewajiban semua generasi untuk senantiasa ‘Jangan Sesekali Melupakan Sejarah’(Jasmerah).

Ia menambahkan, drama kolosal Perang Banjar ini rencananya akan dibuat sebuah film layar lebar, dan pihak panitia sengaja mendatangkan sutradara kawakan dari Jakarta untuk menyaksikan drama kolosal ini dan turut terlibat membidaninya.

Disinggung tentang persiapan penampilan, Sahbirin, mengemukakan, ia akan tampil all out dan mengisinya dengan berbagai improvisasi. Meski begitu, ia pun serius mendengarkan petunjuk sutradara.

“Kita berharap seluruh masyarakat Kalsel dapat menyaksikan drama kolosal Perang Banjar yang dilaksanakan di Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin, pokoknya seru,’’ ajaknya.

Drama kolosal Perang Banjar itu, melibatkan sekitar seribu pemain, baik dari TNI, Polri, AU maupun AL serta mahasiswa dan masyarakat sekitar. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan dipersilakan datang menonton malam Minggu ini tepatnya pukul 20.00 WITA. (ban/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua