• Hari ini : Minggu, 19 Agustus 2018

Mantap! Sempat ‘Kusam’ Kini Jadi Alternatif Wisata Budaya

Palangka Raya, KP – Pasca direnovasi karena lama tak diurus dan dirawat, Keramat Raja Tumbang Tungan terletak di seberang Kelurahan Tumbang Rungan Palangka Raya, kini dijadikan obyek wisata Kota Palangka Raya.

Renovasi Kramat Raja milik Umat Kaharingan itu mulai dilakukan bulan Mei lalu, diresmikan oleh Kapolda Kalteng Irjen.Pol.Anang Revandoko, didampingi Ketua Dewan Adat Kalteng Aguatiar Sabran, Rabu (18/7) dihadiri sejumlah tokoh adat setempat.

Kawasan Kramat tersebut pernah di perbaiki pada tahun 2002 lalu dan untuk wisatawan bisa mencapai ke sana melalui jalur sungai. Baik dengan kapal susur sungai atau menyewa perahu, dengqn lama perjalanan kurang lebih 1 jam.

Inisiatif Kapolda Irjen Pol Anang Revandoko dan Wakapolda Brigjen Pol Dedi Prasetyo, dinilai Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran perlu diapresiasi dan didukung penuh semua pihak.

Pasalnya Lokasi Kramat itu merupqkan bagian dari kearifan lokal yang berada di Kalteng ini, harus benar-benar dijaga dan dirawa, serta dilestarikan. Hal i4u agar dapat menjadi tempat wisata yang berbeda dengan daerah lainnya.

“Seperti Kramat Raja ini,’’ ujar Agustiar.

Pada kesempatan iru Ketua Majelis Hindu Kaharingan, Walter S Penyang mengucapkan terima kasih kepada Polda Kalteng, yang telah membantu mengembangkan Kramat Raja, menjadi salah satu rujukan tempat wisata budaya.

Dikatakan Balai Kramat Raja ini berdiri, berdasar cerita dari para orang tua, bahwa tempat tersebut ada karena para tokoh masyarakat, yang tinggal di Kecamatan Pahandut, melatunkan suatu nazar, yang kemudian nazar tersebut dikabulkan.

Karena itu, para tokoh agama Hindu Kaharingan membangun Balai Kramat Raja, yang bertujuan untuk menjadi tempat mengucapkan syukur dan terima kasih kepada para leluhurnya.

Balai Kramat Raja juga dimiliki oleh pahlawan nasional, Tjilik Riwut. Namun, lokasinya berbeda dengan tempat yang diresmikan saat ini. Posisi milik Tjilik Riwut berada di seberang sungai ini, yang saat ini belum direnovasi.

Kapolda menyatakan, di Kalteng khususnya Palangka Raya, harus memiliki icon yang khas dan wajib dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Salah satunya Kramat Raja menjadi alternatif wisata budaya.

“Kita jangan kalah dengan pulau Jawa, yang memiliki tempat wisata yang sebenarnya adalah kearifan lokal juga, namun tetap terjaga dan lestari terannya,’’ ujarnya. (drt/K-8)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua