• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi!

Aksi Kerukunan Umat Beragama
Aksi Kerukunan Umat Beragama

KASONGAN, KP – Asisten I Setda Katingan H Jainudin Sapri mengajak seluruh masyarakatnya untuk menyadur berbagai informasi yang berbau provokasi dan SARA secara cerdas. Ajakan itu juga ditujukannya kepada para penjabat dan aparatur sipil negara (ASN) dilingkup Pemkab Katingan.

“Informasi terkait SARA dan provokasi hendaknya dihindari. Sebab itu merupakan bagian dari rasa toleransi kita selaku umat beragama,’’ pesannya saat membacakan arahan Bupati Katingan diacara pertemuan peningkatan toleransi dan kerukunan kehidupan beragama, belum lama ini.

Dia yang juga aktif bersosial media itu kerap menjumpai beragam informasi di dunia maya yang belum jelas kebenarannya. Di jaman yang serba mobile internet ini pula, dibutuhkan masyarakat yang cerdas dalam menyadur informasi yang berpotensi memecah belah kesatuan dan persatuan umat beragama.

“Sangat banyak informasi yang berkeliaran dan menjurus kearah provokatif. Sebagai aparatur dan masyarakat yang cerdas, kita dituntut menyaring informasi tersebut. Jangan langsung dimakan bulat-bulat,’’ tegasnya.

Bahkan baru-baru ini, sebutnya (tanpa bermaksud menghamiki, Red) ada pengguna facebook yang membagikan postingan yang berbau provokasi dan SARA ke media sosial.

Padahal, masih banyak orang-orang di luar sana yang masih belum memahami secara keseluruhan tentang ajaran agamanya masing-masing.

“Ibadahnya saja kurang, tapi kalau berbicara masalah agama seakan-akan yang bersangkutanlah yang paling tau dan paling benar. Orang-orang seperti inilah yang berbahaya,’’ ujarnya.

“Ini berbahaya dan bisa menyesatkan masyarakat awam yang tidak tahu menahu. Untuk itu saya minta para camat agar memberikan pencerahan terkait masalah ini kepada masyarakat,’’ lanjutnya.

Oleh sebab itu, agama merupakan hak asasi manusia yang tidak boleh dipaksa maupun diadu domba.

“Mari pelajari agama kita masing-masing secara mendalam. Sebab di dalam agama ada kewajiban dan aturan yang harus kita laksanakan. Jangan cuma bisa mempersalahkan saja,’’ cetusnya. (Isn/K-8).

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua