• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

Masyarakat ‘Menjerit’ BBM Premium dan Pertalite Kosong

SPBU KOSONG BBM - Masyarakat banua dalam sepekan ini kembali dibuat pusing pasalnya BBM premium dan pertalite tiba-tiba kosong disejumlah SPBU karena Pertamina mulai mengurangi pasokan karena armada tengker mereka terlambat masuk karena cuaca ekstrem namun ini dibantah pihak KSOP Banjarmasin. (KP/Hifni)
SPBU KOSONG BBM – Masyarakat banua dalam sepekan ini kembali dibuat pusing pasalnya BBM premium dan pertalite tiba-tiba kosong disejumlah SPBU karena Pertamina mulai mengurangi pasokan karena armada tengker mereka terlambat masuk karena cuaca ekstrem namun ini dibantah pihak KSOP Banjarmasin. (KP/Hifni)

BANJARMASIN, KP – Jelang ahir tahun pengelola SPBU dan konsumen mulai mengeluhkan mulai melambatnya pasokan  untuk mendapatkan BBM jenis premium dan pertalite dari pihak Pertamina Banjarmasin dimulai sejak minggu yang lalu hampir semua SPBU tidak ada lagi memiliki kedua jenis BBM ini.

Salah satu pengusaha SPBU senior yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan menjelaskan, seharusnya dengan kekurangan pasokan BBM jenis pertalite dan premium seperti ini HISWANAMIGAS Kalsel salah satu induknya pengusaha BBM dibanua harus pro aktif dan bersikap tegas menyikapi kondisi yang cukup meresahkan konsumen.

“Kalau kita pengusaha SPBU tidak bisa teriak-teriak mengeluhkan kondisi ini kepada pihak Pertamina karena sudah ada lembaga yang mewadahi pengusaha SPBU yakni Hiswanamigas namun sayang pengurusnya kurang aktif dan reaktif menyikapi kondisi BBM ini,’’tambahnya.

“ Kami sebagai pengusaha SPBU merasa dirugikan pihak Pertamina dengan kekosongan ini karena BBM premium dan pertalite ini sangat dibutuhkan masyarakat kecil karena harganya cukup terjangkau dan banyak penggunanya selain itu biaya operasional setiap hari tetap harus kami keluarkan meskipun tidak ada BBM yang kami jual,” tegasnya.

Mawardi pengguna motor R2 warga Sultan Adam mengaku kecewa dengan kekosongan kedua BBM ini, sudah 2 kali menuju SPBU Sultan Adam selalu dikatakan petugasnya kosong dan terpaksa membeli Pertamax.

“Saya heran setiap mau akhir tahun selalu terjadi seperti ini kalau tidak antrian panjang,’’ terang Mawardi.
“ Saya sebagai warga Banjarmasin mengharapkan ada perhatian dari Pertamina, Pemerintah Daerah serta pihak DPRD Kalsel untuk segera memanggil pihak Pertamina dan Hiswanamigas apa penyebab 2 BBM ini kosong,” tegasnya.

Dampak lainnya jika BBM kosong seperti ini harga-harga sembako terancam akan naik pula apalagi saat ini sembako sudah pada merangkak naik ini yang harus disikapi Pemprov Kalsel dan anggauta dewan yang terhormat.

Hal yang sama dijelaskan Rustam dari Organda Trisakti, sebagai sopir aktif pelabuhan Trisakti, sulitnya mendapatkan BBM tidak terjadi kelangkaan seperti beberapa waktu yang lalu dimana beli BBM harus mengantri dimana-mana sehingga keterlambatan dalam pengantaran.

Ketua Hiswanamigas H Syaibani ketika dikonfirmasi wartawan via hand phone mengatakan ia membenarkan jika pengiriman atau suplay jenis BBM pertalite dan premium dari Depot Pertamina ke sejumlah SPBU keterlambatan ini akibat armada kapal karena cuaca buruk dilaut.

“ Kita lihat dalam beberapa hari ini bila masih kosong saya akan memberikan statmen kepada sejumlah media cetak dan televisi, menyikapi kondisi kekosongan ini kami merugi jika BBM premium dan pertalite tidak ada yang dijual sedangkan biaya oprasional jalan terus,” lanjutnya.

Basri salah satu petugas SPBU dikawasan Jalan Sultan Adam mengungkapkan, pihaknya dalam beberapa hari ini terpaksa tidak menjual BBM premium dan pertalite karena barang yang dijual juga tidak ada sampai sore ini tidak ada pasokan yang masuk dari mobil tengki Pertamina.

Sekalipun ada yang masuk pasokan yang datang berkurang biasanya dipasok 13 kilo liter setiap harinya berkurang hanya 7 kilo liter saja lagi sedangkan pertalite tetap 14 kilo liter dan pertamax 8 kilo liter.

“Saat ini yang tersedia hanya pertamax saja lagi sedangkan pertalite dan premium masih dalam perjalanan menurut info dilapangan,” sebut Pandi petugas SPBU Kayu Tangi.

Kepala Cabang Pertamina Banjarmasin ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait melambatnya pasokan premium di sejumlah SPBU dikatakan stafnya sedang tidak ada ditempat. (hif/K-7)  

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua