• Hari ini : Minggu, 25 Februari 2018

Membaca, Sama Dengan Membuka Pintu Dunia

BUPATI TABALONG – Saat menandatangani kerjasama kegiatan TMMD ke 100 Kodim Tanjung. (KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Membaca adalah suatu hal yang sangat penting dan merupakan jendela dunia, Nabi Muhammad SAW pun ketika diutus sebagai Rasul-Nya, kalimat yang diperintahkan pertama kali adalah perintah untuk membaca.

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan sambutan di acara pembukaan kegiatan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) Tahun 2017 di Kampung Literasi Desa Tanta Hulu Kecamatan Tanta, Senin (23/10) di Tanjung.

Menurut Anang, pentingnya membaca sehingga perlu dilaksanakan berbagai upaya.

Saya juga menegaskan bahwa membaca adalah suatu hal yang sangat penting dan merupakan jendela dunia, Nabi Muhammad SAW pun ketika diutus sebagai Rasul Allah, Firman Allah pertama yang diterima nabi adalah perintah untuk membaca, ini menunjukkan begitu pentingnya membaca sehingga perlu dilaksanakan berbagai upaya dalam pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca, “begitu pentingnya membaca sehingga perlu dilaksanakan berbagai upaya dalam pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca seperti Gerakan Nasional Indonesia Membaca Tahun 2017 ini,” ujarnya.

Terkait acara hari itu, Bupati Tabalong menyebutkan dalam upaya meningkatkan kecakapan literasi masyarakat, serta untuk mengurangi buta aksara di kalangan masyarakat Kabupaten Tabalong, “saya sangat mengapresiasi kegiatan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) di Kampung Literasi Desa Tanta Hulu Kecamatan Tanta ini,” ujarnya.

“Dengan adanya Kampung Literasi Desa Tanta Hulu Kecamatan Tanta ini, diharapkan masyarakat desa dapat melek literasi, dan tahap berikutnya juga diupayakan agar masyarakat menjadi suka membaca. Mengapa kita harus tumbuhkan budaya membaca? Karena membaca membuka cakrawala, memperluas wawasan, serta memahami lebih luas dunia,” sebut Anang.

Selebihnya, Anang mengungkapkan Pemkab Tabalong telah memiliki perhatian yang cukup besar dalam mewujudkan kegemaran membaca bagi masyarakat. “Bukti perhatian Pemkab tersebut dapat kita lihat dengan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan Pemkab melalui dinas instansi terkait,” ujarnya.

“Selain itu juga, kita telah mengaktifkan perpustakaan desa di seluruh wilayah Kab. Tabalong, pelayanan mobil perpustakaan keliling ke Desa-desa, sekolah, madrasah, ponpes, yang letaknya jauh dari lokasi perpustakaan umum, dan fasilitas free wifi dan e-Katalog berbasis website, semua itu dilakukan Pemkab untuk meningkatkan minat baca masyarakat,” sebut Anang, seraya menambahkan bahwa berdasarkan hasil survey di 12 Provinsi, menunjukkan bahwa indeks minat baca masyarakat Indonesia masih rendah dibanding negara tentangga, indeks baca mayarakat perorangnya hanya satu judul buku dalam setahun, sementara Malaysia mencapai tiga judul buku dalam setahun.

Dalam sambutan panitia hari itu disebutkan GIM merupakan salah satu strategi yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mendorong masyarakat untuk gemar membaca. GIM diharapkan mampu memngembangkan masyarakat, untuk menjadi aksawara cerdas, kreatif dan produktif serta melestarikan dan meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung bagi masyarakat paska ke aksaraan. Selain itu juga untuk membangkitkan dan meingkatkan minat baca masyarakat sebagai tahap terwujudnya budaya baca. (ros/K-6)

 

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua