• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

Mencekik, Dibalas Bacokan

Terdakwa Kolek (31)
Terdakwa Kolek (31)

Palangka Raya, KP – Dicekik, emosi lalu bacok pakai senjata tajam jenis parang dilakukan terdakwa Kolek alias Bapak Ganis (31) yang tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, Selasa (30/8).

Persidangan dipimpin Hakim Ketua Yunus Sesa didampingi  dua Hakim anggota Brelly Yanuar DWH dan Agus Maksum. Tidak ketinggalan panitera Marsiah dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dedy Franky.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dedy Franky membacakan surat Dakwaan Kolek di depan Hakim berawal pada Jumat 20 Mei 2016 sekitar Pukul 00.04 WIB di depan rumah Ulin di Desa Sei Antai Kecamatan Rungan Hulu Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Saat itu terdakwa duduk di depan warung sambil minum – minuman berakohol jenis bir, tiba-tiba datang seorang bernama Guruh (36) mencekik leher terdakwa.

Tidak terima atas perlakuan Guruh, terdakwa membalas dengan memukulkan botol bir kearah tubuh Guruh dan saat itu Guruh langsung berlari menuju rumahnya.

Kemudian terdakwa kolek pulang ke rumah untuk mengambil senjata tajam jenis parang.

Setelah mengambil parang, terdakwa mendatangi rumah Guruh sesampainya di depan rumah Guruh lalu datang Yanto mau menghalangi terdakwa yang akan mendatangi Guruh.

Karena terdakwa sudah merasa emosi kemudian langsung membacok parang sebanyak dua kali kepada Yanto yang mengenai pundak sebelah kiri hingga pundak korban robek dan mengenai tangan sebelah kiri hingga mengalami memar dan robek.

Akibat bacokan itu korban Yanto mengalami luka-luka tersebut mengakibatkan penyakit atau halangan dalam melakukan pekerjaannya dan memerlukan pengobatan jalan selama satu minggu.

Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat 1 undang-undang nomor 12 tahun 1951.

Sidang tersebut ditunda akan dilanjutkan september minggu depan untuk pemeriksaan saksi. (nty/K-4)

Tag:,
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua