• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Mensos Serahkan Bantuan PKH

Walikota Nadjmi Adhani menerima Vandel dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa pada penyerahan bantuan sosial serta Bintek Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan (PKH).
Walikota Nadjmi Adhani menerima Vandel dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa pada penyerahan bantuan sosial serta Bintek Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan (PKH).

Banjarbaru, KP – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menyerahkan uang tunai kepada masyarakat Banjarbaru selaku penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Penyerahan simbolis dilakukan Mensos didampingi Walikota Nadjmi Adhani, Ketua DPRD AR Iwansyah dan anggota Forkominda di gedung Bina Satria, Senin (19/9).

“Uangnya digunakan sesuai peruntukannya. Buat membiayai anak sekolah dan keperluan lainnya,’’ ucap Menteri kepada ibu penerima uang bantuan Kemensos tersebut.

Setelah penyerahan secara simbolis, Mensos di depan 350 warga Kecamatan Cempaka Banjarbaru yang juga penerima bantuan sosial PKH meminta agar uang tunai yang diterima digunakan sebaik-baiknya.

Dijelaskannya, bansos yang diberikan pemerintah dalam bentuk uang tunai merupakan wujud nyata kepedulian untuk membantu masyarakat kurang mampu.

“Bantuan diberikan kepada keluarga kurang mampu, juga untuk ibu hamil guna perbaikan gizi dan bantuan untuk membiayai kebutuhan anak sekolah,’’ ungkapnya.

Mensos juga meminta, uang tunai yang bisa dicairkan melalui kantor pos jangan digunakan membeli kebutuhan konsumtif, sehingga tepat sasaran sesuai program Kemensos.

Dia juga menanyakan jumlah kartu yang dipegang ratusan ibu dan ternyata satu orang memegang tiga hingga lima kartu yang diluncurkan pemerintah melalui Kemensos.

“Saat ini, kartunya lebih dari satu, ada yang pegang tiga hingga lima kartu dan kedepan akan diperbaharui menjadi satu kartu dan bisa digunakan beberapa keperluan,’’ ujarnya.

Setelah menyerahkan bantuan simbolis, Mensos juga melihat proses pencairan uang yang dilakukan petugas kantor pos dan transaksi tidak sampai memakan waktu lama.

“Proses pencairannya cepat dan kami harap di kantor pos prosesnya juga cepat sehingga penerima bantuan bisa dengan mudah mencairkan uangnya,’’ tandasnya. (wan/K-5)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua