• Hari ini : Selasa, 17 Juli 2018

Meski Diguyur Hujan, Status Siaga Darurat Tetap Berjalan

Kemungkinan kebakaran lahan, hutan dan pekarangan seperti inilah yang diantisipasi Pemkab Pulang Pisau, walaupun hujan sudah turun dalam sepekan terakhir.
Kemungkinan kebakaran lahan, hutan dan pekarangan seperti inilah yang diantisipasi Pemkab Pulang Pisau, walaupun hujan sudah turun dalam sepekan terakhir.

Pulang Pisau, KP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau masih menetapkan status siaga darurat terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut, kendati sudah mulai diguyur hujan dalam sepekan terakhir.

“Jadi kita perlu menggelar rapat evaluasi kegiatan Posko lapangan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan (Karhutla),’’ kata Sekretaris BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Rudi Purwadi, Senin (26/9).

Rapat evaluasi ini mengundang seluruh pemangku di kecamatan yang terdiri dari camat, kapolsek dan koramil untuk menggelar rapat evaluasi terkait dengan kegiatan Posko lapangan Karhutla di wilayah masing-masing, di aula BPDB setempat.

Dikatakan Rudi, meski dalam sepekan terakhir wilayah Pulang Pisau sudah diguyur hujan deras, namun sebarannya tidak merata di semua kecamatan, sehingga kondisi cuaca fluktuatif ini memaksa BPBD untuk mengevaluasi seluruh kegiatan dan status siaga darurat bencana di Kabupaten Pulang Pisau.

“Setelah diguyur hujan deras, kata ingin tahu sebaran hotspot di semua kecamatan dan dievaluasi,’’ katanya.

Lebih lanjut diungkapkan, dengan cuaca yang fluktuatif ini dilakukan evaluasi menyeluruh, apakah status siaga darurat bencana akan diteruskan sesuai dengan surat keputusan bupati hingga 8 Oktober 2016 mendatang, atau dicukupkan sampai di sini.

Setelah dilakukan evaluasi dan mendengar masukan dari camat, kapolsek dan koramil, status siaga darurat bencana di Kabupaten Pulang Pisau terus dilakukan sampai 8 Oktober 2016, sesuai dengan surat keputusan Bupati Pulang Pisau.

“Hasil rapat dan diskusi, akhirnya disepakati status siaga darurat bencana di Kabupaten Pulang Pisau dilanjutkan sesuai surat keputusan Bupati Pulang Pisau,’’ pungkasnya. (sgt/K-8)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua