• Hari ini : Rabu, 17 Oktober 2018

Motor Pegawai Dishub Raib di Kantor Walikota

LOKASI KEHILANGAN – Inilah lokasi kehilangan di halaman Pemko Banjarmasin tepatnya belakangan Kantor Dinas Perbubungan Kota Banjarmasin. (Kp/Narti)

BANJARMASIN, KP – Nahas dialami M Nahdianoor, pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin ini ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp25 juta. Pasalnya kenderaan bermotor (Ranmor) merk Yamaha N-Max warna Merah miliknya raib, saat terparkir di halaman belakangan kantor Dishub Banjarmasin, pada Kamis (19/7), kemarin.

Korban pencurian sepeda motor (Curanmor) ini, baru menyadari kalau sepeda motor barunya tersebut hilang, setelah melaksanakan patroli rutin Dishub Banjarmasin.

Dari informasi yang didapat, korban mau mengikuti patroli. Kemudian memarkir sepeda motornya itu sekitar pukul 11.30 WITA di belakang kantornya yang masih satu lingkungan dengan kantor Pemko Banjarmasin.

Setelah ikut agenda rutin itu, atau siang sekira jam 14.00 WITA korban kemudian ke belakang. Namun, betapa kagetnya ia ketika menengok motornya sudah raib.

Spontan saja, M Nahdianoor yang panik langsung mencoba meminta memutar rekaman CCTV yang mengarah ke tempatnya memarkirkan sepeda motor berplat DA 6918 ADH itu.

Dari rekaman CCTV diketahui pelaku yang mencuri sepeda motor milik korban, adalah seseorang yang mirip wanita karena berpakaian jubah atau gamis warna hitam les merah dan memakai hijab, serta menggunakan masker.

Dari video kamera pengintai itu pula, terlihat pelaku berjalan mendekat dan langsung menaiki Ranmor korban yang terparkir di belakang kantor Dishub.

Setelah melihat video CCTV ia langsung melaporkan kasus Curanmor yang menimpanya ke Polsek Banjarmasin tengah.

Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Sigit Prihanto membenarkan, kalau pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

“Iya benar sudah menerima laporan terjadi pencurian di Balaikota Banjarmasin. Berkas Laporannya baru saja masuk,” sebutnya.

Ia pun menegaskan, segera memerintahkan jajarannya untuk menangani kasus ini. “Mudahan dalam waktu singkat pelakunya bisa ditangkap,” katanya.(vin/K-4)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua