• Hari ini : Selasa, 20 Februari 2018

Nadjmi : Pembentukan Karakter Harus Berkesinambungan

Walikota Nadjmi Adhani membubuhkan tanda tangan menandai dukungan Proyek Perubahan Penanaman Nilai Nilai Karakter pada satuan pendidikan di Kota Banjarbaru.

Banjarbaru, KP – Walikota Nadjmi Adhani mengatakan, pembentukan karakter harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, mencintai dan perilaku.

“Pembentukan karakter dapat diibaratkan sebagai pembentukan seseorang menjadi body builder atau binaragawan yang memerlukan latihan otot-otot akhlak secara terus-menerus agar menjadi kokoh dan kuat,’’ kata Nadjmi pada pembukaan Seminar Penguatan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini dalam rangka HUT Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) ke-12, baru-baru ini.

Menurutnya, pendidikan karakter ini hendaknya dilakukan sejak usia dini, dalam keluarga, karena usia dini merupakan masa emas perkembangan yang keberhasilannya sangat menentukan kualitas anak di masa dewasanya.

“Keluarga adalah aktor utama sangat menentukan terhadap masa depan perkembangan anak. Dari keluarga lah perkembangan pendidikan sudah dimulai semenjak masih dalam kandungan,’’ ujarnya.

Apabila keluarga gagal melakukan pendidikan karakter pada anak-anaknya, akan sulit bagi institusi-institusi lain di luar keluarga, termasuk sekolah untuk memperbaikinya.

Kegagalan keluarga dalam membentuk karakter anak akan berakibat pada tumbuhnya masyarakat tidak berkarakter.

Oleh karena itu, setiap keluarga harus memiliki kesadaran bahwa karakter bangsa sangat tergantung pada pendidikan karakter anak di rumah.

“Selanjutnya untuk penguatannya, diperlukan kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat agar dapat membangun ekosistem pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter baik dan budaya berprestasi,’’ kata Nadjmi dalam sambutan tertulis dihadapan para guru PAUD se Banjarbaru. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua