• Hari ini : Minggu, 23 September 2018

Neraca 2017, PDAM Raih Laba Rp7,9 M dan Kembali Dapat WTP

 

Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir H Yudha Achmadi (kanan) didampingi Direktur Operasional, Ir H Supian MT.

Banjarmasin, KP – Perusahaan Daerah Air Mimun (PDAM) Bandarmasih dari laporan keuangan Rugi Laba 31 Desember tahun 2017 kembali meraih keuntungan sebesar Rp30.713.270.979.

Dan kalau dipotong pajang penghasilan sebesar RpRp7.880.883.500.

Kemudian laba setelah pajak Rp22.832.387.499, dan alokasi laba sebesar Rp14.841.051.861, sehingga laba besih sebesar Rp7.991.335.618.

Meskipun demikian laba tahun ini menurun dibanding 31 Desember tahun 2016.

Kendati demikian PDAM Bandarmasih kembali mendapatkan nilai baik atau Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir H Yudha Achmadi didampingi Direktur Operasional Ir H Supian MT, kepada {[wartawan]}, Jumat usai mengikuti upcara detik-detik Proklamasi mengungkapkan, terkait laporan kinerja keuangan di tahun 2017 mendapatkan nilai kinerja baik untuk ke-7 kalinya.

Meski, nilainya mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.“Kalau ditahun 2016 itu nilai kinerja PDAM mendapatkan angka 73,514 dan mengalami penurunan ditahun 2017 menjadi 66,247. Tetapi ini masih dalam kategori baik,’’ katanya.

Yudha juga menjelaskan, aspek keuangan menjadi penyebab utama. Pasalnya, laba atau penghasilan tahun 2017 mengalami penurunan dibanding tahun 2016 yang mendapat penghapusan piutang sejak tahun 1995 sebesar Rp30 miliar oleh pemerintah pusat menjadi pendapatan, sehingga keuntungan menjadi tinggi.

“Pada waktu itu, keuntungan kami menjadi tinggi, sehingga aspek keuangan menjadi naik indikatornya,’’ katanya.

Tetapi, kalau aspek operasional ini diakuinya memang terjadi peningkatan kehilangan air dari angka 29,62 persen. Kemudian, dari hasil rekapitulasi penilaian kerja sebesar 23,83 persen.

Ditambahkan, untuk kecakupan pelayanan mencapai 99,97 persen yang berbeda 2 persen dari tahun 2016 sebesar 99,99 persen.

“Jadi tidak mendapatkan bonus angka disitu, karena tidak ada kenaikan signifikan, hingga menyebabkan operasional mengalami penurunan ditahun 2017.

Padahal keuntungan yang melonjak tersebut, hanya karena ada penghapusan hutang tahun 2016 sebesar Rp30 M yang dalam laporan dicatat meningkat,’’ katanya.

Bahkan, katanya, perlu diketahui, dari data laporan yang dihimpun, nilai laba/rugi bersih yang diperoleh PDAM Bandarmasih tahun 2016 sebesar mencapai Rp 16.804.507.978, sedangkan tahun 2017 hanya Rp 7.991.335.618.(vin/K-2)

 

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua