• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Nunung Edarkan Ganja Terancam 20 Tahun

Banjarmasin, KP –  Sri Indah Christyawati alias Nunung (44) yang kini duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri Banjarmasin dengan dakwaan meemperdagangan ganja.

Nunung yang berperawakabn gemuk ini dalam persdiangan yang dipimpin oleh majelis hakim Roosmawati mengakui kalau dirinyam hanya sebagai perantara memperdagngan ganja tersebut yang dikirimkan dari seseorang di Jawa Barat.

Barang bukti yang ditemukan di rumah terdakwa di Jalan Cendrawasih No 5, Belitung Selatan, Banjarmasin seberat 1,8 kilogram.

Atas perbuatan tersebut JPU Rahmawati yang menyeret terdakwa ke meja hijau mematok pasal 114 ayat 2 UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mencapai 20 tahun.

Tertangkapnya janda beranak 1 ini berawal ketika petugas meringkus seorang pengedar bernama Deddy Arifianto alias Deddy (41), warga Jalan Batas Kota, Sungai Ulin Banjarbaru.

Lelaki yang berprofesi sebagai tukang las ini ditangkap sesaat setelah melakukan transaksi, beberapa waktu lalu.

Untuk memancing Deddy, petugas sengaja menyamar sebagai pembeli. Dalam penyamaran itu, aparat mencoba membeli satu linting ganja seharga Rp400 ribu.

Setelah sepakat, Deddy lalu pergi mengambil barang yang dipesan, kemudian kembali menemui di tempat yang telah disepakati di Jalan Simpang Empat Mulawarman, Banjarmasin.

Ketika barang diserahkan kepada polisi yang menyamar, Deddy langsung diringkus. Setelah digeledah ditemukan barang bukti beberapa linting di tangan pelaku dan satu garis (sebutan per ons) yang disembunyikan di bawah jok sepeda motornya.

Menurut pengakuannya, daun ganja kering itu didapat dari Nunung.

Dari `nyanyian’ Deddy inilah kemudian terdakwa berhasil di tangkap di rumahnya dengan barang haram yang dijadikan barang bukti di persidangan.(hid/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua