• Hari ini : Rabu, 18 Juli 2018

Nyaris Kecolongan 4,2 Kg Shabu

9-3-klm-4-cm-ss

Banjarmasin, KP – Nyaris saja aparat penegak hukum di Kalsel, termasuk pihak Bandara Syamsudin Noor, kecolongan narkoba jenis shabu-shabu seberat 4,2 Kilogram, yang dikirim lebih melalui jalur penerbangan regular.

Sejumlah orang yang kuat dugaan ada kaitan dengan barang itu, yang akan naik pesawat Lion Air JT 227 tujuan Surabaya dibatalkan keberangkatannya.

Dari kasus yang terungkap Jumat lalu (23/09) menurut keterangan diperoleh {{KP]} Minggu malam (25/9), kini ada lima orang yang diduga tersangkanya dan masih diperiksa penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinisi Kalsel.

“Memang ada sejumlah orang itu diamankan, dan sepertinya tersangka. Tapi untuk lebih jelas besok saja (hari ini, Senin red) kita gelar. Langsung kepimpinan saja ya,’’ kata Kabid Pemperantasan BNN Kalsel, AKBP Suyono, ketika dikonfirmasi.

Dari keterangan saat itu ditemukan sebanyak lima paket besar masing-masing beratnya 800 gram lebih, Sedangkan empat paket besar ditemukan dari tiga orang, satu di antara tersangka ada yang membawa dua paket sekaligus.

Untuk satu paket lagi ditemukan dalam ruang toilet bandara. Total berat paket SS seluruhnya mencapai hingga 4,2 kilogram.

Terbongkarnya penyeludupan shabu bermula dari sistem detector X-Ray pintu check in keberangkatan di bandara yang mendeteksi adanya paket barang mencurigakan pada tas.

Setelah diperiksa ternyata ditemukan paketan shabu oleh petugas securiti Bandara Syamsudin Noor langsung mengamankan penumpang yang membawa tas tersebut.

Hasil pengembangan cepat dari tersangka yang sudah diamankan, ada lainnya sudah lebih dahulu menduduki seat pesawat.

Hingga kini aparat kepolisian bersama BNN Kalsel terus mengembangkan jaringan penyeludup shabu tersebut.

Keterangan lain, ada dugaan pula kalau shabu itu akan dibawa ke daerah lain dan Banjarmasin hanya sebagai transit. Shabu bisa saja dari Aceh, Malaysia, Medan atau perbatasan lainnya. (K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua