Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Opini Surat Pembaca Jangan Menyetrum Ikan

Jangan Menyetrum Ikan

Kalau musim banjir sekarang ini cukup marak orang menangkap ikan dengan cara menyetrum di beberapa daerah di Kalsel, padahal kegiatan ini tidak dibenarkan, karena bisa mematikan ikan-ikan kecil yang tidak diperlukan.
Oleh karena itu saya sangat menyayangkan kalau ada petani yang menangkap ikan dengan menyetrum atau menggunakan potasium, oleh sebab itu saya mengharapkan kepada penegak hukum untuk selalu mewaspadai kegiatan seperti ini dan menangkap orang yang melakukan penyetruman itu.

Saya sangat mendukung kepada warga yang menangkap ikan dengan cara-cara yang benar, bahkan kalau bisa warga hanya menggantungkan penghasilan dari hasil budidaya ikan keramba, perikanan tangkap seperti menggunakan jala, pancing dan sejenisnya.

Sebab kegiatan penyetrum ikan ini, bila terus menerus dilakukan dikuatirkan bibit ikan akan musnah, dan ini akan mengancam perekonomian warga yang hanya mengantungkan pada sektor itu.

Dalam mengatasi masalah ini, diharapkan pihak aparat terdekat dan instansi terkait bertiandak tegas untuk menghentikannya, dan kalau perlu di meja hijaukan demi untuk kepentingan dan keselamatan bersama.

Rudiansyah
Lokbaintan


Padi dan Karet

Saya sangat mendukung kepada pemerintah di daerah ini yang menggembangkan jenis unggulan produk daerah yaitu berupa padi dan karet, hal ini sesuai dengan karakteristik masyarakat di sini.

Perkebunan karet misalnya harus diperluas dan dikembangkan lebih berdaya guna dan berhasil guna, agar masyarakat petani karet bisa meningkatkan penghasilannya sekaligus mendong ekonomi keluarga mereka.

Ada beberapa wilayah yang patut untuk mengembangkan usaha karet seperti Kecamatan Batang Alai Timur (BAT), Batang Alai Selatan (BAS), Limpasu, Haruyan, Hantakan, Batang Alai Utara (BAU) dan Kecamatan Batu Benawa.

Usaha ini sejak turun termurun berkembang di masyarakat untuk bidang pertanian berupa padi dan perkebunan berupa karet, kedua jenis ini hendaknya menjadi komuditas utama bagi daerah ini.

Ismail
Barabai


Sistem Keseimbangan

Saya sangat mendukung kepada pemerintah Kabupaten Tapin yang dalam  melaksanakan pembangunan kawasan Rantau Baru, senantiasa berupaya menganut prinsip keseimbangan, agar terjadi keselarasan terhadap hasil pembangunan.

Hal ini mengingat bahwa pembangunan di Kabupaten Tapin ini tidak hanya meningkatkan pembangunan fisik tetapi juga meningkatan pengembangan mental spiritual plus intelektual dan emosional.

Pembangunan ini akan berhasil dengan baik apabila dilaksanakan secara menyelutuh oleh pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Kalau ketiga unsur ini saling dukung dalam melaksanakan pembangunan niscaya akan membawa hasil maksimal.

Apalagi kalau pemerintah daerah telah mencanangkan dan melaksanakan aneka ragam program dalam rangka pembangunan masyarakat, yang disalurkan melalui berbagai dinas maupun instansi, dan setiap usaha yang dilakukan oleh masing-masing dinas adalah demi meningkatkan taraf hidup masyarakat, oleh karena itu masyarakat harus mendukung setiap pelaksanakan pembangunan tersebut.

Mudahan-mudahan hal ini bisa dilaksanakan dengan baik, maka kabupaten Tapin akan mampu menjadi salah satu Kabupaten yang dibanggakan di Kalsel, lebih-lebih dengan memiliki kota yang baik yaitu Kawasan Rantau Baru.

Mulyadi
Rantau