Dengan meningkatkan mutu pendidikan secara otomatis akan selaras dengan pembangunan, karena pembangunan membutuhkan orang-orang yang cerdas, pintar dan terampil.
Pemerintah dan masyarakat sudah seharus memberikan dorongan terhadap dunia pendidikan, memberikan ide, motivasi kepada dunia pendidikan, sehingga dapat berjalan dengan lancer dan sukses. Suksesnya dunia pendidikan maka sukses pula menccetak kader bangsa yang berkualitas.
Itulah tujuan dan fungsi kita semua mengembangkan dunia pendidikan ini. Sekarang kita terus menerus mensosialisasikan kepada masyarakat berkaitan dengan program Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun, sehingga para orang tua dapat memahami betapa pentingnya menyekolahkan anak-anak mereka.
Zulfa
Paringin
Tingkatkan Minat Baca
Kita sangat berharap kepada pemerintah dapat memotivasi warga masyarakat untuk terus meningkatkan minat baca dalam rangka menambah ilmu pengetahuan bagi mereka, sehingga pada gilirannya masyarakat dapat maju dan berkembang dalam menempuh kehidupan ini.
Dalam mengupayakan agar menarik minat baca warga, salah satunya dengan menambah koleksi buku-buku maupun merenovasi gedung perpustakaan, sehingga membuat pengunjung senang dan betah berada di perpustakaan.
Dengan adanya perbaikan gedung dan bertambahnya koleksi buku di perpustakaan, maka sedikit banyaknya akan dapat menarik keinginan warga berkunjung ke perpustakaan sekaligus membaca buku-buku yang ada di sana, mudah-mudah dengan cara demikian, maka warga selalu senang membaca, ketimbang ngerumpi ke sana ke mari yang tidak ada hasilnya.
Ruslan
Palangka Raya.
Kelompok Tani
Salah satu faktor untuk memperlancar pembangunan pertanian saat ini, khusunya di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah kegiatan bersama (group action) oleh petani dalam sebuah kelompok.
Keberadaan kelompok tani yang menjadi wadah para petani untuk berkumpul, berdiskusi dan memecahkan semua masalah pertanian yang mereka geluti, perlu diyakini banyak membawa manfaat.
Khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan petani sebagai tujuan akhirnya. Seorang petani yang berkelompok tidak harus menanggung masalahnya sendiri, seorang petani yang berkelompok tidak perlu kuatir pemasaran produk pertaniannya akan dipermainkan oleh tengkulak, dan yang paling pokok dari semua itu segala permasalahan dapat ditanggung bersama-sama.
Ambil contoh, dalam hal pemenuhan alat dan perlengkapan pertanian. Petani yang mencoba untuk maju, tentunya harus membeli peralatan pertanian agar dapat bekerja lebih cepat dan mengusahakan lahan yang lebih luas.
Sementara di sisi lainnya, harga peralatan pertanian sering mahal dan tidak semua petani mampu membelinya. Akibat dari hal tersebut, petani itupun tidak dapat mencapai kemajuan.
Namun apabila dia mau berkelompok, tentunya masalah tersebut akan lebih mudah teratasi. Kelompok dapat membeli alat dan mesin pertanian tersebut secara bersama-sama dengan biaya yang juga ditanggung bersama. Sekalipun harus meminjam, tentunya utangnya pun juga bisa dibagi dalam kelompok tersebut.
Ruslan
Amuntai
