Pantau Antisipasi Kenaikan Harga Sembako

ditulis pada 29 Mei 2017
PEDAGANG – Di Pasar Keramat Barabai.

PEDAGANG – Di Pasar Keramat Barabai.

Barabai, KP – Bulan puasa dan lebaran, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) HST lakukan langkah cepat dengan menggelar rapat koordinasi terbatas untuk menghindari lonjakan harga sembilan bahan pokok (sembako) bertempat di aula pertemuan Bappelitbangda HST, baru ini.

Rakor yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda HST H Pandiansyah tersebut menghadirkan seluruh anggota tim yang terdiri dari BPS, Bulog, Polres HST, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Holtikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Bappelitbangda, Diskominfo, sementara untuk Sekretariat Daerah yang merupakan garis koordinasi di bawah Bagian Perekonomian dan tak ketinggalan Bagian Humas Setda.

Langkah yang diambil dalam rakor ini adalah memantau perkembangan harga bahan pokok yang ada di pasar Barabai, sementara untuk jadwal pemantauan akan disesuaikan dengan yang ada pada Dinas Perdagangan HST, sedangkan tujuannya adalah agar kenaikan harga kebutuhan pokok tidak terlalu melambung tinggi yang pada akhirnya akan menyulitkan masyarakat sebagai konsumen.

Sementara, laporan dari Dinas Perdagangan bahwa langkah yang dilakukan oleh dinasnya sebagai institusi terkait adalah selama ini memantau harga sembako seminggu sekali, kemudian untuk hari-hari besar keagamaan bisa dilakukan pemantauan 2-3 kali seminggu, untuk bulan ramadhan sampai lebaran, dilakukan pemantauan setiap hari.

Selain pemantauan, dinas perdagangan juga melakukan sidak di pasar terhadap bahan-bahan makanan yang kadaluarsa dan bahkan menggunakan bahan kimia berbahaya, sehingga dipastikan masyarakat tetap aman untuk mengkonsumsi, namun untuk jadwal sidak ini, bersifat rahasia agar tidak bocor, jelas kepala dinas perdagangan.

Untuk daftar harga kebutuhan pokok, sudah dipublikasikan melalui radio swasta setiap hari senin pukul 10 pagi dan ke depannya akan dicoba kerjasama melalui videotron pemkab HST serta website yang dikelola Diskominfo serta media lainnya, tambah kepala dinas perdagangan.

Kepala Bulog HST dalam laporannya mengatakan bahwa untuk kebutuhan stok beras di HST insya Allah 7 bulan ke depan dijamin aman, sedangkan pelaksanaan operasi pasar serta pasar murah akan berkoordinasi selanjutnya dengan Pemkab HST serta TPID, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasatreskrim Polres HST juga menegaskan bahwa pihaknya sudah berkomitmen akan menindak pihak-pihak penimbun barang-barang sembako yang tentunya akan diberikan hukuman sesuai aturan, ujarnya. (adv/ary/K-6)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.