• Hari ini : Kamis, 22 Februari 2018

Para Pembakal Keluhkan Pelayanan Disdukcapil

Martapura, KP – Puluhan pembakal yang dikoordinir Asosiasir Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Banjar mengadakan jumpa pers di RM Intan Martapura, Jumat (9/2) kemarin. Mereka mengeluhkan pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

Ketua Apdesi Banjar Ahmad Ghazali mengungkapkan, sudah dikehendaki oleh pemerintah pusat bahwa pelayanan pembuatan KTP, KK, akta kelahiran dan sebagainya harus lah cepat, dan mudah.

“Sayangnya beberapa bulan ini, kami melihat sistem pelayanan Disdukcapil malah semakin ribet dan lambat. Hanya untuk membuat KTP ada warga yang harus mengurusnya sampai satu minggu, paling cepat tiga hari,” ujar mantan anggota DPRD Banjar ini.

Hal itu tentu saja berlawanan dengan keinginan pemerintah maupun warga, terutama yang alamatnya jauh dari pusat kota di Martapura. Sebut saja dari Paramasan, Aluh-aluh, Sungai Tabuk atau daerah pegunungan yang terpaksa harus menginap atau mengeluarkan ongkos mahal untuk berurusan ke kota.

“Kami minta tolong kepada Disdukcapil agar mempermudah birokrasinya. Karena KTP ini penting bagi warga yang hendak berobat atau urusan lainnya. Ada yang buat akta kelahiran todak bisa karena KK nya harus ada, sementara mengurusnya harus bolak-balik,” tambah, Husairi, Pembakal Lok Buntar Sungai Tabuk.

Sejumlah pembakal berharap peringatan ini oleh Disdukcapil digunakan agar segera berbenah, jangan sampai keluhan atau kritik ini dianggap sebagai angin lalu saja. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua