• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Para Siswa SMK, Digeledah Temukan Video Porno, Bungkusan Zenith dan Sajam

9-5-klm-razia

KASONGAN, KP – Badan Narkotika Kabupatan (BNK) bersama pihak Polisi Pamong Praja (Pol PP) merazia siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Katingan Hilir Kabupaten Katingan terkait obat-obatan terlarang di sekolah itu, kemarin.

Razia ke SMK Negeri 2 Katingan Hilir ini dipimpin Ketua BNK Kabupaten Katingan, Sakariyas yang juga Wabup Katingan didampingi Kasat Pol PP, Pimanto.

Para siswa mulai dari kelas X, XI dan kelas XII semuanya tidak luput dari razia tersebut.

Selain tas, Pol PP juga mengecek laci meja belajar, dan satu persatu siswa untuk diperiksa isi kantong, baik kantong celana maupun baju seragamnya.

Tak hanya itu Pol PP juga mengecek seluruh sepeda motor siswa untuk dicek barang-barang yang dibawa pada jok motor masing-masing.

Dari hasil penggeledahan itu, Pol PP mengamankan dua buah senjata tajam (sajam) dan puluhan Handpone (HP), yang satu diantaranya berisi video porno.

Pol PP kemudian menyita memori HP milik salah seorang siswa itu.

Sedangkan siswa yang bersngkutan sempat diinterogasi di ruang bimbingan konseling (BK) sekolah itu.
Dari razia di ruang kelas ini, Pol PP tidak menemukan obat-obatan terlarang.

Namun ketika bergerak menggeledah asrama sekolah itu, mereka menemukan satu keping bekas bungkus zenith (carnopen) tepatnya di bawah jendela asrama laki-laki tidak jauh dari sekolah tersebut.

“Hasil razia di SMK Negeri 2 Katingan Hilir ini selanjutnya akan kita sampaikan kepada Pa Bupati,’’ sebut Kasat Pol PP Pimanto didampingi Kasi Penegak Perda dan Produk Hukum lainnya, Budiman L Gaul.

Wakil Bupati Sakariyas yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Katingan, Sakariyas mengaku prihatin dengan masih maraknya kalangan pekajar menggunakan / mengkonsumsi narkoba itu.

Bahkan, sebut Wabup, Sakariyas beberapa hari lalu ia mendapat informasi jika ada tiga siswa SMK Negeri 2 Katingan Hilir ini yang masuk UGD RSUD Mas Amsyar karena pengaruh narkoba itu.

“Semua sekolah yang ada di Katingan untuk coba diseterilkan, namun untuk pertama kali ini kita mencoba di ibukota kabupaten khususnya SMK 2 Katingan Hilir ini, karena saya banyak mendapat informasi bahwa SMK2 ini sering terjadi hal-hal yang negatif seperti mengkonsumsi jenith, biji kecubung yang sama halnya dengan narkoba,’’ sebut Wabup.

Sakariyas mengatakan sebenarnya para siswa ini tidak boleh membawa HP saat proses belajar di sekolah.

Namun buktinya masih banyak siswa yang membawa HP ini saat pelajaran berlangsung.

Banyak juga siswa yang tidak memperhatikan pelajaran lantaran asik bermain dengan Hp baik membuka hal-hal yang tidak baik maupun bermain di dunia maya seperti facebook dan lainnya. (isn/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua