Parah! Jalan Rusak Tapi Tak Pernah Diprioritaskan

ditulis pada 11 September 2017

Kondisi ruas jalan yang terparah di desa Petak Bahandang kecamatan Tasik Payawan pada tahun 2017 ini, lantaran tiga kali dilanda banjir pada tahun 2017 ini, dengan ketinggian sekitar 1,5 meter dari dasar ruas jalan tersebut.

KASONGAN, KP – Meskipun kebutuhannya mendesak, namun tampaknya Dinas PU, Penataan Ruang dan Perhubungan tak pernah memprioritaskan perkerjaan tersebut. Hal ini terbukti terhadap salah satu jalan yang rusak parah di sepanjang desa Petak bahandang kecamatan Tasik Payawan.

“Padahan sudah dua kali berturut-turut selama dua tahun ini diusulkan oleh masyarakat setempat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), tapi tak pernah diakomodirnya,’’ kata Penyang, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada Tabengan, Jum’at (8/9) yang lalu, di ruang komisi III DPRD setempat.

Padahal menurutnya  saat banjir melanda desa Petak Bahandang itu, selama  dua kali terjadi banjir selama dua kali pula kepala Dinas PU, Penataan Ruang dan Perhubungan Ir Alyono MT ikut bersama anggota DPRD, mengunjungi tujuh buah titik jalan yang rusak lantaran tergusur air banjir yang melanda ibukota kecamatan Tasik payawan itu.

“Bahkan, banjir di bulan Ramadhan 1438 Hijriah atau tepatnya pada Juli 2017 yang lalu, saat Bupati melaksanakan Safari Ramadhan di kecamatan Tasik Payawan juga melihat dengan jelas keadaan di beberapa titik jalan yang rusak di desa tersebut,’’ jelas legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Hal ini tidak bisa dilihatkan begitu saja. Karena menurutnya jalan tersebut benar-benar sangat dibutuhkan oleh masyarakat, bukan saja masyarakat setempat untuk menuju tempat kerjanya dan untuk pelajar menuju sekolahnya, tapi juga sebagai prasarana transportasi kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua untuk menuju beberapa desa dan wilayah kecamatan lainnya di bagian selatan Katingan.

Terkait dengan permintaan tersebut, meskipun dirinya mengaku berasal dari daerah pemilihan (dapil) Katingan II yang meliputi wilayah kecamatan Tasik Payawan, Kamipang, Mendawai dan Katingan Kuala, namun dengan jujur dirinya megatakan bahwa permintaan ini sebenarnya bukan untuk kepentingan dirinya pribadi, tapi semata-mata untuk kepentingan masyarakat banyak.

Karena, yang menjalani jalan tersebut bukan hanya masyarakat di desa Petak Bahandang saja atau masyarakat di kecamatan Tasik Payawan saja, Tapi, masyarakat Katingan pada umumnya.

“Karena, Pemkab Katingan dalam membangun jalandan jembatan, tujuannya bukan untuk memenuhi keinginan masyarakat di satu desa atau di satu wilayah kecamatan saja, tapi disamping untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat, juga untuk membuka keterisolasian daerah dan sekaligus melancarkan transportasi jalan darat bagi semua masyarakat di bumi Penyang Hinje Simpei ini,’’ jelas anggota dewan kelahiran desa Petak Bahandang ini. (Isn/K-8).

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.