• Hari ini : Selasa, 16 Oktober 2018

PDAM Pamerkan Miniatur Reverse Osmosis

Inilah kegiatan Miniatur Reverse Osmosis yang dipamerkan pada kegiatan Trade Expo and Tourism 2016 di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, yang dibuka Senin (20/9) sore hingga Minggu (25/9) mendatang.
Inilah kegiatan Miniatur Reverse Osmosis yang dipamerkan pada kegiatan Trade Expo and Tourism 2016 di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, yang dibuka Senin (20/9) sore hingga Minggu (25/9) mendatang.

Banjarmasin, KP – Kegiatan Trade Expo and Tourism 2016 di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemko Banjarmsin ke-490, PDAM Bandarmasih yang mengambil stand di depan halaman gedung, memamerkan miniatur teknologi Reverse Osmosis (RO).

Metode Reverse Osmosis (RO) yang dikembangkan sejak tahun 1950-an dalam rangka mencari metoda yang ekonomis untuk desalinasi air laut. Metoda ini yang juga dikenal sebagai “hyperfiltration” ini kemudian terus dikembangkan untuk membuang hampir semua kontaminan dari air yang akan diolah.

Reverse Osmosis mampu memproduksi dan mengubah, beragam kontaminan aestetik yang menimbulkan rasa tidak sedap, warna, dan problem bau seperti rasa asin atau rasa soda yang disebabkan oleh chlorides atau sulfat.

Dengan kemampuannya tersebut, Reverse Osmosis merupakan teknologi pengolahan air yang sangat umum digunakan guna menghasilkan air yang berkualitas Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah yang berkunjung ke stand PDAM tampak mencoba air dari teknologi RO.

“Air ini bisa diminum langsung, dan tentunya pasti sehat,’’ kata Hermansyah yang langsung diabadikan beberapa juru foto.

Manajer Produksi II PDAM Bandarmasih Banjarmaain, Fathir, disela kunjungan Wawali, Selasa sore (20/9), memaparkan kalau miniatur yang dipamerkan dengan teknologi RO hanya skala kecil, antara 2 sampai 3 liter perdetik. Beda dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Jalan Pramuka yang bisa menghasilkan 500 liter perdetik.

“Kelebihan teknologi RO air bisa langsung diminum. Karena teknologi RO menjamin membunuh kuman.  Selain itu, sepanjang wadah atau tempat yang dibuat steril maka dipastikan air yang dihasilkan juga steril. Beda dengan perpipaan yang bisa bocor sehingga tidak besar menggunakan teknologi RO. Karena itulah perpipaan hanya bisa dikawal menggunakan kaporit,’’ katanya.

Selain menampilkan miniatur teknologi RO, stand PDAM juga membuka balik nama gratis selama pameran berlangsung.

“Bagi yang ingin balik nama silahkan ambil formulirnya selama pameran berlangaung, untuk pengembaliannya bisa dilakukan di Kantor PDAM dengan batas waktu terakhir tanggal 20 Oktober 2016,’’ demikian Supervisor Humas PDAM Bandarmasih Ramadhani Agustini Humas PDAM Bandarmasih Ramadhani.(vin/K-5)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua