• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Pedagang Diminta Ikuti Trend Pasar

Asisten II Bidang Pembangunan, Drs H Hamdi, saat Pembukaan Kegiatan Bintek Penumbuhan Wirausahaan Baru (WUB) Industri Kecil dan Menengah Kota Banjarmasin, di Kota Banjarmasin, Rabu (7/12).
Asisten II Bidang Pembangunan, Drs H Hamdi, saat Pembukaan Kegiatan Bintek Penumbuhan Wirausahaan Baru (WUB) Industri Kecil dan Menengah Kota Banjarmasin, di Kota Banjarmasin, Rabu (7/12).

BANJARMASIN, KP – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menghendaki agar para pengusaha kecil dan menengah yang menjalankan usahanya di kota seribu sungai untuk selalu melakukan inovasi terhadap usahanya dan mengikuti selera pasar.

Hal tersebut ditekankan orang nomor satu di kota Banjarmasin yang berslogan Baiman ini, agar program Pemko Banjarmasin untuk mencetak 2.500 usaha baru dalam lima tahun dan memajukan perekonomian masyarakat dapat terwujud.

“Tolong supaya Disperindagkop agar para pedagang bisa dibina secara intens, sehingga apa yang diusahakan mereka bisa berhasil dan pencapaian visi dan misi Walikota Banjarmasin dapat berhasil juga,’’ kata walikota dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Bidang Pembangunan, Drs H Hamdi, saat Pembukaan Kegiatan Bintek Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil dan Menengah Kota Banjarmasin, di Kota Banjarmasin, Rabu (7/12).

Dihadapan peserta kewirausahaan, walikota meminta, peluang untuk menumbuhkembangkan usaha baru sangat terbuka lebar. Itu mengingat bahan baku terutama bahan baku berasal dari limbah kayu untuk usaha pembuatan souvenir, tersedia cukup banyak.

“Kita masih banyak bahan baku limbah kayu. Tapi yang terjadi saat ini limbah kayu kebanyakan dibakar, seandainya limbah kayu itu dimanfaatkan untuk membuat souvenir khas Kota Banjarmasin, tentunya akan membuka peluang usaha baru, dan orang yang berkunjung ke kota ini akan terkesan,’’ katanya.

Diakuinya, menumbuhkan minat usaha dan mencetak pengusaha baru itu bukan pekerjaan mudah. Karenanya, Pemko Banjarmasin sangat mengapresiasi setiap kegiatan pembinaan yang dilakukan terhadap para pedagang kecil dan menengah.

Ibnu Sina pun berharap, kegiatan ini jangan dijadikan serimonial belaka, tetapi benar-benar diterapkan dalam kegiatan usaha sehingga bisa berdampak keberhasilan.

“Saya ingin paling tidak 75 persen dari jumlah peserta yang setelah selesai kegiatan ini benar-benar menerapkan kegiatan ini dalam usahanya,’’ katanya.

Kabid Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, H Ansyari SE menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk menumbuh kembangkan wirausaha baru, sesuai dengan visi dan misi Walikota Banjarmasin dalam lima tahun.

“Kegiatan Bintek ini diikuti 25 orang wirausaha baru. Mereka terdiri dari 6 orang pengusaha air guci, 6 orang pengusaha souvenir kayu, 7 orang pengusaha kulit, dan 6 orang reperasi handphone,’’ jelasnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan tersebut, Kris Wibowo, dalam materinya berjudul Kewirausahaan, menekankan tentang motivasi para pedagang dalam berusaha, sehingga usahanya bisa maju.

“Jadi orang menjalankan usaha itu motifnya bermacam-macam, ada yang karena kepepet, dan ada yang memang ingin berusaha. Jadi saya akan mengarahkan mereka untuk selalu menganalisa sebelum memulai usaha, kemudian melihat pangsa pasar dan memilih produk yang akan dijual, sehingga mereka bisa menghitungnya, sehingga harganya bisa bersaing,’’ katanya.

Diharapkan, katanya lagi, setelah kegiatan ini, para peserta dapat memunculkan produk-produk spesifik daerah yang mampu bersaing di pasaran.(vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua