• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Pembangunan Tugu Pal Nol, 2018 Tahapan ‘DED’

Banjarmasin, KP – Mewujudkan pembangunan Tugu Pal Nol lengkap dengan pertamanan di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel Jalan Jenderal Sudirman, Pemprov Kalsel akan menggandeng pihak swasta.

Sehingga, pembiayaan untuk pembangunan tersebut melalui dana CSR pihak perusahaan.

“Untuk pembiayaan pak gubernur punya konsep yakni melibatkan pihak swasta atau perusahaan dalam pembangunan tugu pal nol ini. Peranan perusahaan diperlukan untuk mempercepat pembangunan itu,’’ jelas Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Akhmad Sofiani.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan tersebut menunggu proses pembongkaran selesai dilaksanakan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Maka dari itu ujarnya, perencanaan Pada 2018 mendatang baru dimulai tahapan Detail Engineering Desain (DED).

Setelah DED selesai baru digarap pembangunan fisik.

“Yang dibangun nanti lengkap ada taman, ada tugu perjuangan, ada perpustakaan,’’ tuturnya.

Mengenai pembangunan proyek pemerintah menggunakan dana CSR ini, menurut Kepala Biro Hukum Setdaprov Kalsel, Akhmad Fiddayen tidak jadi masalah.

Dan hal itu dikatakannya tidak melanggar aturan hukum.

“Ya boleh boleh saja. Selama pembangunan itu untuk kepentingan orang banyak. Tugu dan taman ini kan akan digunakan orang banyak, namun paling tidak kalau pihak ketiga itu pasti ada timbal balik.
Tapi yang pasti tidak ada pelanggaran hukum dengan menggunakan dana CSR,’’ tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyebut dirinya menghendaki ada kebanggan masyarakat Banua dengan pembangunan tugu pal nol tersebut.

Sebab tugu tersebut akan menjadi ikon baru masyarakat Kalsel.

“Ibaratnya kalau orang ke Jakarta tidak sah kalau tidak foto di Monas, ke Jogja tidak sah kalau tidak foto di tugu Jogja, nah begitu juga kalau ke Banjarmasin tidak sah kalau tidak foto di tugu pal nol, kita menghendaki itu. Yang pasti prioritas pembangunan kita saat ini adalah yang bertumpu kebutuhan orang banyak,” ucap Sahbirin.

Pembangunan tugu atau tower pal nol ini, sempat pula didisplai ketika hari Jadi Pemprov Kalsel.

Di mana terekam bahwa areal kantor gubernuran nantinya akan disulap menjadi ruang terbuka hijau, dengan mesyisakan bangunan utama kantor Gubernur yang ada.

Disampingnya, akan ada tugu pal nol di sana yang bentuknya menjulang ke tas mirip monas di Jakarta.

Dimana dari rancang bangun itu, pengujung bisa menggunakan lift naik ke lantai atas.

Tower itu akan bisa di ubah warna lampunya jika mana sesuai keinginan.

Konsepnya rupanya dibuat megah, karena bakal ada jembatan yang melayang buat pejalan kaki yang melayang dari Siring Jalan Piere Tendenan yang melintas ke siring Jalan Jenderal Siudirman di Kantor gubernuran.

Sementara untuk ruang utama kantor gubernuran dilantai dasar akan dibuat mimi museum dan miniatur miniatur budaya daerah khas Banjar. (mns/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua