• Hari ini : Senin, 22 Januari 2018

Pemkab Balangan Sampaikan KUA–PAAS APBD-P TA 2016

WABUP BALANGAN - H Syaifullah saat menyampaikan sambutan. (KP/Ist)
WABUP BALANGAN – H Syaifullah saat menyampaikan sambutan. (KP/Ist)

Paringin, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menyampaikan nota pengantar rancangan kebijakan umum anggaran  dan  serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD-P 2016 dalam  sidang paripurna DPRD Balangan, Selasa, (30/8).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sabirin didampingi Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi dan Wakil Ketua M Noor Iswan dengan dihadiri Wakil Bupati H Syaifullah serta unsur forum koordinasi pempinan daerah (FKPD) Balangan dan sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemkab setempat.

Wakil Bupati H Syaifullah dalam penjelasannya menyampaikan, saat ini berbagai dinamika yang terjadi seiring berjalannya tahun anggaran diharus melakukan sejumlah pembenahan, termasuk pada anggaran pendapatan dan belanja daerah. Namun demikian, perubahan-perubahan yang dilakukan demi beradaptasi atau menyikapi perubahan situasi, tidak mengubah kebijakan dasar prioritas pembangunan .

“Kebijakan  harus tetap mengutamakan pembangunan serta pengembangan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan infrastruktur. insya allah, prioritas pembangunan kita ini juga tetap sejalan dengan prioritas pembangunan nasional 2017,” katanya.

Lebih lanjut, tentunya semua pihak  telah mendengar kabar tentang kondisi ekonomi nasional yang sedang menurun, serta dampaknya terhadap anggaran pendapatan maupun anggaran belanja di daerah, bahwa pemerintah pusat memangkas nominal transfer untuk daerah, hal mana akan sangat berpengaruh pada komponen terbesar dari anggaran pendapatan kita, yaitu dana perimbangan.

Dalam hal ini, Kabupaten Balangan masih lebih beruntung bila dibandingkan dengan tujuh daerah lain di kalimantan selatan ini, karena  balangan tidak termasuk dalam kelompok daerah yang harus mengalami penundaan transfer dana dari pemerintah pusat.

“Sebagai wujud syukur, sekaligus merupakan hal yang harus kita lakukan dalam anggaran perubahan tahun ini, kita harus bekerja keras, bekerja cerdas, agar penggunaan anggaran kita pada tahun anggaran 2016 yang tersisa 4 bulan ini dapat lebih optimal dalam hal pencapaian sasaran dan tujuan,”Katanya

Dalam kondisi sekarang ini, lanjut Wabup, Pemkab masih bisa menganggarkan sedikit penambahan belanja untuk hal-hal yang terkait dengan prioritas utama pembangunan. Adapun tambahannya berkisar Rp 52 milyar, yang akan dialokasikan untuk pendidikan, pelayanan kesehatan, fisik infrastruktur, tempat ibadah, serta penerapan pelayanan administrasi terpadu kecamatan.

Mewakili pemerintah, Wabup  mengajak seluruh pihak untuk sama-sama mengambil pelajaran penting dari situasi yang kita hadapi saat ini. yaitu, bahwa dengan komposisi pendapatan yang sebagian sangat besarnya ada pada dana perimbangan.

“Kami yakin, bahwa meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas pembangunan juga merupakan salah satu implikasi sekaligus indikator dari kualitas SDM kita. karena, partisipasi merupakan sebuah bentuk edukasi yang secara efektif mampu mengubah sikap, pola pikir dan kebiasaan masyarakat ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.
Dan pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas, daya juang serta kadar kemandirian. (jun/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua