• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

Pemkab Diminta Bangun Betang Original

Replika rumah betang seperti inilah yang direncanakan dibangun Pemkab Pulang Pisau, yang mendapatkan apresiasi positif dari tokoh masyarakat setempat.
Replika rumah betang seperti inilah yang direncanakan dibangun Pemkab Pulang Pisau, yang mendapatkan apresiasi positif dari tokoh masyarakat setempat.

Pulang Pisau, KP  – Sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau menyatakan dukungannya terkait rencana Pemkab Pulang Pisau membangun rumah Betang di daerah tersebut.

Tokoh masyarakat Pulpis, Emon Antang (81) mengapresiasi rencana Pemda yang akan membangun Rumah Betang di Kabupaten Pulang Pisau.

Purnawirawan TNI yang tinggal di Jalan Tingang Menteng, Muara Anjir Pulpis ini mengatakan, rencana tersebut membuktikan bahwa Pemkab Pulpis sangat memperhatikan pelestarian adat dan budaya Dayak sebagai budaya asli masyarakat di Kabupaten Pulpis.

Rumah Betang merupakan bangunan asli milik suku Dayak yang melambangkan kebersamaan.

“Rumah Betang juga dapat menjadi sarana dalam mempererat persatuan masyarakat Pulpis yang terdiri dari beragam suku dan agama dalam mendukung pembangunan daerah,’’ ujarnya

Sementara Pemerhati seni dan budaya Pulpis, Duyu Mas Yulian sependapat bahwa Rumah Betang yang akan dibangun Pemda harus sama dengan Betang yang asli. Dia mengakui bahwa saat ini kayu Ulin memang sudah mulai sulit ditemukan, akan tetapi bukan berarti tidak ada lagi.

Menurutnya kayu Ulin untuk pembuatan Rumah Betang tersebut bisa saja didatangkan dari daerah lain.

Duyu optimis, jika semua pihak mulai dari eksekutif, legislatif dan yudikatif mendukung maka tidak mustahil untuk mewujudkan rencana pembangunan rumah Betang menggunakan bahan kayu Ulin.

“Kalau dibangun dari beton, akan kehilangan keasliannya. Karena ini untuk pelestarian Budaya, jadi kita optimis bahwa semua pihak pasti akan mendukung,’’ ucapnya.

Terkait masukkan dari sejumlah tokoh tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Pulpis, Afiadin Husni mengatakan akan menampung dan melaporkan berbagai masukan tokoh masyarakat tersebut kepada Bupati Edy Pratowo selaku kepala daerah.

Pemda, dikatakan Afiadin, juga akan  berkoordinasi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat terkait rencana pembangunan Rumah Betang ini.

“Kalau memang dimungkinkan untuk membangun Rumah Betang menggunakan Kayu Ulin, tentu sangat bagus. Apalagi Rumah Betang ini nantinya akan menjadi ikon daerah, jadi kalau dibangun dari kayu Ulin tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Pulpis,’’ kata Afiadin.

Dia menambahkan, apabila sama seperti aslinya, ke depan Rumah Betang Pulpis bisa menjadi pusat pendidikan bagi generasi muda khususnya dalam mempelajari tentang adat istiadat dan budaya asli daerah.

Hal itu juga akan menjadi daya tarik wisata, baik wisatawan domestik  maupun wisatawan mancanegara agar datang ke Pulang Pisau. (sgt/K-8)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua