• Hari ini : Rabu, 19 September 2018

Pemkab HSS MoU Pecepatan Implementasi E-Goverment

KERJASAMA – Dilakukan Pemkab HSS dengan Pemkab Banyuwangi. (KP/Norda Simah)

Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Pemkab Banyuwangi menjalin kesepakatan melalui penandatangan kesepakatan memorandum of understanding (MoU) percepatan implementasi e-goverment di Kabupaten HSS.

Penandatangan MoU antara Plt Bupati Hulu Sungai Selatan H Ardiansyah,S.Hut dengan Bupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas,M.Si dilakukan bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi.

Plt Bupati HSS, H Ardiansyah, mengatakan tujuan kedatangan rombongan Pemkab HSS ke Kabupaten Banyuwangi  untuk studi tiru,  meniru kemajuan yang ada di Banyuwangi, serta mengajak Bupati Banyuwangi nantinya untuk datang ke Kabupaten HSS untuk meninjau, apakah yang dibawa dari Banyuwangi sudah diimplementasikan dengan baik.

Adapun sebagai bentuk tindak lanjut MoU antara Pemkab Banyuwangi dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dalam rangka percepatan penerapan e-goverment, rombongan HSS menghadiri pemaparan tentang potret implementasi e-goverment di kabupaten Banyuwangi.

Untuk diketahui,  beberapa aplikasi dari sistem ini juga ditiru oleh beberapa Daerah lain di Indonesia yang mana Kabupaten Banyuwangi telah mendapatkan Predikat “A” dalam pengelolaan SAKIP dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Sementara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mendapatkan predikat “BB” dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI yang mana predikat tersebut merupakan skor terbaik untuk Tingkat Kabupaten se Kalimantan dalam pengelolaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Dan pemkab hss pun berharap mendapatkan predikat “A” dalam pengelolaan SAKIP di Tahun 2018.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi mengatakan bahwa Banyuwangi akan terus berbenah terutama disektor pariwisata. “Sektor pariwisata di Banyuwangi sebagian besar dikerjakan oleh ASN dan juga masyarakat”, Ungkapnya. Dengan adanya modal sosial dan menggerakkan rakyat, Event Dunia yaitu Tour De Banyuwangi mendapatkan nilai yang excelent dimata dunia. “Dulu wisatawan di Banyuwangi hanya 500 orang pertahun tetapi sekarang telah mencapai 4,8 juta pertahun”, katanya.

Pada kegiatan tersebut hadir pula Walikota Serang, Walikota Bukit Tinggi, Sekda Kabupaten Banyuwangi beserta Kepala SKPD Lingkup Pemkab Banyuwangi dan juga Asisten Pemerintahan Setda beserta Kepala SKPD Lingkup Pemkab HSS. (noi/K-6)

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua